Noni Madueke alami cedera. (dok. Arsenal)
JawaPos.com - Noni Madueke baru-baru ini mengungkapkan rasa kaget yang ia rasakan setelah menerima dukungan hangat dari para penggemar Arsenal di Stadion Emirates. Ini terjadi setelah sebelumnya ia menghadapi kritik menjelang kedatangannya ke klub.
Selama proses transfernya dari Chelsea, situasi menjadi cukup panas ketika lebih dari 4.000 orang menandatangani petisi untuk menolak kepindahannya. Namun, dukungan yang ia terima kini seolah membalikkan keadaan tersebut.
Setelah absen selama dua bulan akibat cedera lutut, Madueke kembali ke lapangan saat derby London utara dan berhasil mencetak gol kedua dalam kemenangan 3-1 melawan Bayern Munchen. Gol ini menjadi pencapaian penting baginya, karena itu adalah gol pertamanya untuk Arsenal di semua kompetisi, serta gol pertamanya di Liga Champions.
Gol ini juga menjadi yang pertama bagi Madueke sejak Mei, ketika ia mencetak gol untuk Chelsea melawan Djurgarden, mengakhiri masa sulitnya yang tanpa gol dalam 17 pertandingan. Meskipun sempat mendapatkan kritik di awal musim, Madueke merasa senang dengan sambutan positif yang ia terima dalam dua laga terakhir.
“Anda menjadi pusat perhatian publik, orang-orang dapat mengatakan apa pun yang mereka inginkan tentang Anda,” ungkap Madueke. “Tetapi berada di stadion, dan bagaimana para penggemar menerima saya di stadion, sungguh luar biasa.”
Ia melanjutkan, “Pertandingan terakhir melawan Tottenham sungguh luar biasa, dan itu memberi saya dorongan besar. Saya bermain di sisi lapangan. Saya bisa merasakan mereka, saya bisa mendengar mereka. Ketika mereka begitu positif terhadap saya, itu memberi saya dorongan yang sangat besar. Sejujurnya, saya sudah pasrah akan hal itu.”
Menjelang laga berikutnya, Arsenal akan bertandang ke markas Chelsea yang saat ini berada di posisi kedua pada hari Minggu (30/11) pukul 23.30 WIB. Chelsea tertinggal enam poin dari Arsenal dan datang ke pertandingan ini dengan kemenangan impresif 3-0 atas Barcelona di Liga Champions.
Madueke menegaskan bahwa kembalinya dia ke mantan klubnya bukanlah tentang dirinya sendiri. Ia menyatakan fokusnya sepenuhnya pada tim Arsenal. “Mungkin agak bermusuhan, mungkin juga tidak. Tapi saya pesepakbola profesional,” tambahnya.
“Saya telah bermain di banyak atmosfer. Saya tidak tahu apakah ada yang akan mengganggu saya. Saya hanya akan fokus pada tugas. Pertandingan ini bukan tentang saya. Pertandingan ini tentang Arsenal yang meraih tiga poin lagi di liga dan semakin dekat dengan target.”
John Herdman Full Senyum! 2 Pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks dan Justin Hubner Cetak Gol di Eropa
Resep Strawberry Cheese Milk, Ide Jualan Takjil Ramadhan yang Segar dan Potensial Laris
Sriwijaya FC Resmi Degradasi ke Liga Nusantara, Ini Deretan Prestasi Laskar Wong Kito
Polemik Panas Terkait Musala di Bekasi Sampai ke DPR, Kini Berakhir Damai
Super Komputer Opta Prediksi 8 Tim yang Lolos Perempat Final Liga Champions UEFA
Resep Bakwan Goreng Ayam Halal, Ide Takjil Gurih yang Bikin Nagih
Rosenior Siap Hadapi PSG, Duel yang Menarik di Babak 16 Besar Liga Champions
Iran Konfirmasi Kematian Pemimpin Tertinggi Negaranya, Ayatollah Ali Khamenei, Usai Serangan Gabungan AS‑Israel
Cedera Frenkie de Jong, Barcelona Hadapi Tantangan Besar!
