Performa Patrick Dorgu kembali disorot bersama Manchester United. (United In Focus)
JawaPos.com - Manchester United tengah memasuki periode sulit dalam menentukan komposisi pemain di posisi wing-back. Situasi ini semakin rumit menjelang Januari 2026, ketika Amad Diallo dan Noussair Mazraoui akan meninggalkan klub untuk mengikuti Piala Afrika.
Di tengah kebutuhan rotasi, sorotan kini tertuju pada Patrick Dorgu, pemain muda yang sejak awal musim belum benar-benar meyakinkan manajer Ruben Amorim.
Pada laga terakhir melawan Everton, performa Dorgu kembali mengecewakan. Ia tampil tanpa intensitas dan kualitas, sebelum akhirnya ditarik keluar sebelum laga memasuki satu jam. Penggantinya, Diogo Dalot, juga tidak memberi dampak signifikan, namun keputusan tersebut mempertegas keraguan Amorim terhadap Dorgu.
Keraguan itu kini diutarakan secara terbuka. Dalam konferensi pers jelang laga Manchester United melawan Crystal Palace, Amorim mengakui bahwa ia merasa ada perbedaan besar antara kemampuan Dorgu di latihan dan saat bertanding.
"Saya tidak tahu apa yang akan terjadi di Januari. Yang saya rasakan, ketika melihat mereka berlatih, mereka tampil jauh lebih baik dibandingkan di pertandingan," ujar Amorim.
Pelatih asal Portugal itu kemudian menyinggung performa Dorgu bersama tim nasional Denmark, termasuk gol indah pemain berusia 19 tahun itu ke gawang Skotlandia pada Kualifikasi Piala Dunia 2026 pekan lalu.
"Patrick, ketika ia bermain untuk tim nasional, ia mencetak gol hebat melawan Skotlandia. Keputusan yang ia buat di bawah tekanan kala itu sangat berbeda dengan keputusan yang ia buat di tim ini. Anda bisa merasakan kecemasannya setiap kali ia menyentuh bola," jelas Amorim.
Sejak bergabung dari Lecce pada Januari 2025 sebagai rekrutan pertama di era Amorim, Dorgu belum mencetak satu pun gol untuk Manchester United dan baru tampil sebagai starter tujuh kali dari 12 pertandingan Premier League musim ini.
Ia bahkan membuang satu peluang emas melawan Everton, ketika tendangannya melenceng jauh dari sasaran.
Tekanan untuk tampil konsisten di Old Trafford terbukti memberikan beban besar bagi sang pemain muda. Menurut Amorim, masalah utama Dorgu adalah ketenangan.
"Dia harus lebih tenang saat membawa bola. Tapi, itu lebih mudah diucapkan daripada dilakukan," tambah sang pelatih.
Di tengah situasi yang tak pasti, Manchester United diperkirakan bakal mencari solusi instan pada bursa transfer Januari. Salah satu kandidat yang muncul adalah Antoine Semenyo dari Bournemouth, yang kabarnya dapat ditebus lewat klausul rilis.
Meski posisi natural Semenyo adalah sebagai pemain depan, gaya bermainnya dinilai dapat menyesuaikan dengan kebutuhan Man United di posisi wing-back, setidaknya hingga Dorgu kembali mencapai level optimal.
Situasi ini menempatkan Dorgu dalam tekanan semakin besar. Dengan persaingan ketat, kebutuhan performa cepat, dan pengawasan publik yang intens di klub sebesar Manchester United, masa depan Dorgu tampak bergantung pada kemampuannya merespons kritik sang pelatih.
John Herdman Full Senyum! 2 Pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks dan Justin Hubner Cetak Gol di Eropa
Resep Strawberry Cheese Milk, Ide Jualan Takjil Ramadhan yang Segar dan Potensial Laris
Sriwijaya FC Resmi Degradasi ke Liga Nusantara, Ini Deretan Prestasi Laskar Wong Kito
Polemik Panas Terkait Musala di Bekasi Sampai ke DPR, Kini Berakhir Damai
Super Komputer Opta Prediksi 8 Tim yang Lolos Perempat Final Liga Champions UEFA
Resep Bakwan Goreng Ayam Halal, Ide Takjil Gurih yang Bikin Nagih
Rosenior Siap Hadapi PSG, Duel yang Menarik di Babak 16 Besar Liga Champions
Iran Konfirmasi Kematian Pemimpin Tertinggi Negaranya, Ayatollah Ali Khamenei, Usai Serangan Gabungan AS‑Israel
Cedera Frenkie de Jong, Barcelona Hadapi Tantangan Besar!
