Logo JawaPos
Author avatar - Image
02 Desember 2025, 02.35 WIB

Kekalahan dari Chelsea Bikin Hansi Flick Terpuruk, Ada Apa dengan Barcelona?

Hansi Flick (Instagram @fcbarcelona) - Image

Hansi Flick (Instagram @fcbarcelona)

JawaPos.com - FC Barcelona memang berhasil menang 3-1 atas Deportivo Alavés akhir pekan lalu, tetapi senyum Hansi Flick tetap tidak muncul. Sang pelatih terlihat duduk di bangku cadangan dengan wajah frustrasi, sebuah momen yang langsung viral dan memicu banyak spekulasi. 

Bahkan, ia sempat tertangkap kamera bertukar kata dengan Raphinha, tanda bahwa situasi di dalam tim sedang tidak sepenuhnya baik-baik saja.

Pekan Berat untuk Flick

Menurut laporan Helena Condis dari COPE, Flick baru saja menjalani minggu yang sangat melelahkan. Kekalahan 3-0 dari Chelsea di Stamford Bridge Selasa lalu menjadi pukulan mental besar bagi seluruh skuad, tak terkecuali sang pelatih.

Kekalahan itu terasa berat karena Blaugrana sebenarnya percaya diri bisa membawa pulang kemenangan. 

“Kami semua merasa sedih. Kekalahan melawan Chelsea sungguh berat. Kami pikir kami bisa menang,” ujar Flick sebelum laga melawan Alavés, menegaskan betapa terpukulnya tim.

Meski berhasil meraih kemenangan 3-1 atas Alavés, hasil tersebut jauh dari kata meyakinkan. Tim tamu terus menekan sepanjang pertandingan, membuat Barcelona tampak kesulitan mengontrol jalannya laga, sesuatu yang tidak biasa jika dibandingkan musim lalu.

Barcelona Tidak Setajam Musim Lalu

Performa Barcelona musim ini memang naik turun. Hilangnya kontrol dan intensitas menjadi salah satu masalah utama yang kini dihadapi Flick. Ketika ditanya apa perbedaan mencolok dibandingkan musim lalu, Flick mengakui kelemahan tersebut secara langsung.

“Kami tidak memiliki kendali dan intensitas seperti tahun lalu. Saya tidak tahu apakah kami memiliki jumlah poin yang sama sekarang di pekan ke-14. Kami bisa meningkatkan banyak hal lainnya,” jelas Flick.

Ucapan itu menjadi gambaran jelas bahwa Flick tidak puas dengan perkembangan timnya. Barcelona masih kesulitan menunjukkan konsistensi, baik dalam menyerang maupun bertahan, dan tekanan pada sang pelatih semakin kuat seiring perjalanan musim.

Meski begitu, perjalanan musim masih panjang. Jika Flick bisa memperbaiki stabilitas dan menemukan formula terbaiknya, Barcelona masih berpeluang kembali menjadi salah satu kekuatan paling berbahaya di Eropa.

Editor: Hendra
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore