Logo JawaPos
Author avatar - Image
05 Desember 2025, 05.29 WIB

Benarkah Barcelona Paksa Rashford Akui Messi sebagai Idolanya? Begini Faktanya

Rumor soal Barcelona menekan pemain untuk memilih Messi sebagai GOAT kembali mencuat setelah komentar Marcus Rashford. (ig @fcbarcelona) - Image

Rumor soal Barcelona menekan pemain untuk memilih Messi sebagai GOAT kembali mencuat setelah komentar Marcus Rashford. (ig @fcbarcelona)

JawaPos.com - Spekulasi tentang apakah Barcelona "menekan" pemainnya untuk mengakui Lionel Messi sebagai idola kembali mencuat, kali ini dipicu oleh pernyataan Marcus Rashford yang menghindari memilih secara tegas antara Messi dan Cristiano Ronaldo.

Sebagai alumnus akademi Manchester United yang tumbuh mengidolakan Ronaldo, tetapi kini bermain untuk Barça, Rashford berada dalam dilema menentukan siapa GOAT terbaik di antara keduanya.

Melansir Sports Illustrated, Kamis (4/12), ketika ditanya oleh ESPN soal siapa yang menurutnya terhebat sepanjang masa, Rashford menjawab dengan diplomatis. "Saya rasa Messi dan Ronaldo," katanya sambil menyunggingkan senyum canggung. "Sulit."

Dalam sesi tanya jawab tersebut, ia tetap memberi kredit setimbang: Ronaldo disebut sebagai "finisher terbaik sepanjang masa", sementara Messi menurutnya adalah "playmaker terbaik".

Rashford pun mengakui tanpa ragu bahwa Messi merupakan "pemain La Liga terhebat sepanjang masa". Namun, begitu konteksnya melebar ke panggung global, ia menolak menyingkirkan Ronaldo dari daftar.

Tidak heran ia bersikap hati-hati. Rashford pernah secara terbuka menyebut Ronaldo sebagai inspirasi masa kecilnya.

"Ketika Cristiano Ronaldo datang ke United, dialah yang menjadi panutan semua orang," ungkapnya beberapa tahun lalu. Ia menggambarkan Ronaldo sebagai sosok muda yang bekerja keras setiap hari dan secara terbuka "ingin menjadi pemain terbaik di dunia".

Menurut Rashford, mentalitas seperti itu bukanlah kesombongan, tetapi standar yang harus dimiliki pemain top.

"Anda harus memiliki pendekatan seperti itu—semua pemain terbaik di dunia melakukannya. Itu bukan kesombongan atau semacamnya, itu pola pikir yang Anda butuhkan untuk mencapai sesuatu".

Apakah Barcelona Memang Menekan Pemain dalam Debat GOAT?

Di sinilah rumor mulai bergulir. Apakah Rashford menjawab seperti itu karena tekanan dari klub atau karena ia memang menghormati kedua legenda?

Tidak ada tanda-tanda apa pun bahwa staf media Barcelona berdiri di balik kamera sambil memberi kode atau ancaman. Wawancara Rashford berlangsung santai dan tidak menunjukkan atmosfer tegang.

Namun, kasus lama Kevin-Prince Boateng kembali menjadi referensi utama publik. Mantan bintang Barcelona itu pernah membuat pengakuan jujur dan cukup mengejutkan lewat cerita yang ia sampaikan di podcast Rio Ferdinand.

"Saya ingat ketika saya tiba di Barcelona, mereka langsung bertanya siapa pemain terbaik di dunia. Saya harus bilang Lionel Messi, saya bohong. Itu salah satu kebohongan terbesar dalam hidup saya," ucap Boateng.

"Biasanya saya selalu berkata jujur, tapi saya berbohong karena itu satu-satunya cara untuk mengenakan seragam Barcelona. Saya selalu mendukung Real Madrid saat remaja. Saya suka Cristiano Ronaldo. Tapi mereka bilang saya harus mengatakan itu, kalau tidak saya tidak akan bermain," tambahnya.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore