Logo JawaPos
Author avatar - Image
05 Desember 2025, 06.11 WIB

Barcelona jadi Rajanya Remontada di La Liga Musim ini

Barcelona mencatat lima comeback dalam 15 laga La Liga dan menjadi tim paling sering membalikkan keadaan. (ig @fcbarcelona) - Image

Barcelona mencatat lima comeback dalam 15 laga La Liga dan menjadi tim paling sering membalikkan keadaan. (ig @fcbarcelona)

JawaPos.com - Barcelona musim ini memang penuh drama. Di bawah asuhan Hansi Flick, Blaugrana menjelma menjadi tim dengan mental baja dan pantang menyerah. 

Statistik berbicara: mereka adalah rajanya comeback di La Liga, dengan total lima comeback hanya dalam 15 pertandingan. Tidak ada tim Divisi Utama lain yang mendekati. Bahkan para “runner-up comeback” saja baru bisa mencatat dua kali.

Melansir Mundo Deportivo, Kamis (4/12), perjalanan penuh naik-turun ini dimulai sejak pekan-pekan awal. Comeback pertama terjadi di pekan ke-2 melawan Levante. 

Sempat tertinggal 0-2 di babak pertama, Barça berhasil bangkit dan membalikkan skor menjadi 2-3. Hasil ini jadi alarm sekaligus bukti awal bahwa tim punya karakter kuat.

Enam pekan kemudian, giliran Oviedo yang kena comeback. Meski sempat unggul, Oviedo harus menerima kenyataan setelah Barça menutup laga dengan kemenangan 1-3 di pekan ke-6.

Dan comeback beruntun terjadi lagi di pekan ke-7 ketika Real Sociedad lebih dulu mencetak gol. Meski kesulitan, tim akhirnya menang 2-1.

Tentu tidak semua berakhir manis. Barcelona melalui periode ketika comeback mereka justru terhenti.

Saat menghadapi Sevilla di Pizjuán, Barça sempat memperkecil ketertinggalan menjadi 2-1, tetapi akhirnya tumbang 4-1. Lalu dalam El Clásico di Bernabéu, mereka sempat menyamakan kedudukan setelah tertinggal satu gol, namun tetap kalah 2-1.

Kedua laga ini menunjukkan bahwa comeback bukan jaminan, tetapi semangat yang ditunjukkan tetap menjadi sorotan positif.

Rajanya Remontada

Dalam dua laga terakhir mereka, pola itu muncul lagi. Barcelona harus kebobolan cepat dan memulai dari belakang tapi justru itu memicu respons terbaik.

Saat melawan Alavés, mereka kebobolan hanya dalam 43 detik, namun sukses membalikkan keadaan. Kemudian melawan Atlético Madrid, gol lawan di menit ke-19 justru jadi pemicu kemenangan mereka selanjutnya.

Tim-tim lain rata-rata hanya mengalami dua kali situasi kebobolan dua gol sebelum berbalik unggul. Barcelona? Sudah lima kali melakukannya dan masih berjalan.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore