
Kapten timnas Argentina, Lionel Messi. (Dylan Martinez/Reuters)
JawaPos.com-Di usia 38 tahun, Lionel Messi berbicara dengan ketenangan yang hanya dimiliki seorang pemimpin sejati. Pengalaman panjang, trofi melimpah, serta perjalanan emosional bersama tim nasional Argentina membuatnya lebih hati-hati dalam mengambil keputusan.
Messi masih memiliki hasrat besar terhadap Piala Dunia. Tapi dia memahami bahwa untuk berada di sana, tuntutan fisik dan mental jauh lebih berat dibanding satu dekade lalu.
Jika tampil pada 2026, Messi berpotensi mengukir rekor sebagai pemain pertama yang tampil di enam edisi Piala Dunia. Namun bagi La Pulga, itu bukan motivasi utamanya.
Dia terdorong oleh ambisi untuk kembali berjuang bersama rekan-rekannya yang tengah berada dalam momen terbaik. Mereka memiliki ikatan emosional kuat untuk mempertahankan status Argentina sebagai juara dunia.
Melansir MARCA, dalam wawancara dengan ESPN, Messi menggambarkan bagaimana kekuatan tim saat ini tercermin dari semangat latihan.
"Anda melihat mereka berlatih dan mereka memberikan segalanya. Kami adalah tim yang luar biasa dan saling melengkapi dengan sangat baik... Semua orang memberikan yang terbaik, dan itu adalah kekuatan besar dari tim ini," ujar Messi.
Menariknya, gelar juara dunia justru membuat Messi merasa lebih tenang. Tidak ada tekanan berlebihan, hanya rasa syukur yang memungkinkan dirinya menikmati proses.
Menurut dia, status juara dunia membuat para pemain baru lebih mudah beradaptasi dan menambah kedalaman tim.
"Pemain-pemain baru terus bermunculan. Kemenangan di Piala Dunia memberi Anda kepercayaan diri dan ketenangan pikiran untuk mempersiapkan kompetisi dengan cara yang berbeda," ungkap Messi.
Meski demikian, Messi sangat realistis. Dia tahu bahwa tampil di Piala Dunia sebagai pemain berusia 39 tahun adalah tantangan besar.
Dia kritis terhadap dirinya sendiri dan sadar bahwa fisiknya harus berada pada level maksimal saat mendekati turnamen. Jika dipanggil Lionel Scaloni, dia siap. Jika tidak, dia tetap menerimanya dengan lapang dada.
"Semoga aku bisa ke sana. Aku sudah bilang sebelumnya kalau aku ingin sekali ke sana. Paling buruk, aku akan menontonnya langsung di sana, tapi itu akan jadi momen spesial," kata Messi jujur.
Saat ini Messi masih fokus menyelesaikan musim bersama Inter Miami. Jadwal yang padat membuat waktu istirahatnya terbatas, namun dia berkomitmen untuk bekerja keras demi peluang tampil di Piala Dunia tanpa obsesif hingga melukai dirinya sendiri.
Berbicara soal peluang Argentina, Messi tetap rendah hati. Dia mengingat bahwa di Qatar 2022, meski tampil superior melawan Belanda dan Prancis, Argentina tetap harus menentukan hasil lewat adu penalti.
"Kami beruntung, meskipun jauh lebih unggul dari Belanda dan Prancis, kami akhirnya harus bermain adu penalti. Sangat sulit untuk meraih Piala Dunia," tegas Messi.
John Herdman Full Senyum! 2 Pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks dan Justin Hubner Cetak Gol di Eropa
Resep Strawberry Cheese Milk, Ide Jualan Takjil Ramadhan yang Segar dan Potensial Laris
Sriwijaya FC Resmi Degradasi ke Liga Nusantara, Ini Deretan Prestasi Laskar Wong Kito
Polemik Panas Terkait Musala di Bekasi Sampai ke DPR, Kini Berakhir Damai
Super Komputer Opta Prediksi 8 Tim yang Lolos Perempat Final Liga Champions UEFA
Resep Bakwan Goreng Ayam Halal, Ide Takjil Gurih yang Bikin Nagih
Rosenior Siap Hadapi PSG, Duel yang Menarik di Babak 16 Besar Liga Champions
Iran Konfirmasi Kematian Pemimpin Tertinggi Negaranya, Ayatollah Ali Khamenei, Usai Serangan Gabungan AS‑Israel
Cedera Frenkie de Jong, Barcelona Hadapi Tantangan Besar!
