Logo JawaPos
Author avatar - Image
08 Desember 2025, 05.34 WIB

Kapten FC Goa Dikartu Merah Sebelum Laga Dimulai, Tapi Melaju ke Final India Super Cup

Kapten FC Goa, Iker Guarrotxena, saat menghadapi Al-Nassr. (Instagram/@iguarrotxena)

 

JawaPos.com - Pertandingan semifinal India Super Cup antara FC Goa dan Mumbai FC akhir pekan lalu berlangsung panas bahkan sebelum peluit pertama berbunyi.

Kapten FC Goa, Iker Guarrotxena, harus meninggalkan lapangan lebih cepat setelah menerima kartu merah bahkan sebelum kick off, sebuah kejadian langka yang langsung jadi sorotan publik sepak bola India.

Insiden bermula saat petugas pertandingan melakukan pemeriksaan rutin perlengkapan pemain di lorong stadion.

Menurut regulasi turnamen, pemain tidak diperbolehkan menggunakan boxer atau innerwear dengan warna yang berbeda dari warna celana pertandingan.

Guarrotxena kedapatan memakai boxer berwarna hitam, yang bertentangan dengan aturan tersebut. Wasit kemudian memberi peringatan, namun situasi memanas ketika sang kapten melontarkan ucapan tidak pantas kepada ofisial.

Ia disebut mengucapkan kalimat kasar “f**k off”, yang membuat wasit langsung mengeluarkan kartu merah sebelum pemain asal Spanyol itu sempat menginjak rumput pertandingan.

Keputusan tersebut mengejutkan para pemain dan staf pelatih FC Goa. Bermain tanpa sang kapten tentu bukan kondisi yang ideal, apalagi di laga penting seperti semifinal.

Meski begitu, tim asuhan Manolo Márquez mampu menunjukkan ketenangan dan fokus. Mereka berhasil bangkit dari situasi sulit dan menuntaskan pertandingan dengan kemenangan 2-1 atas Mumbai FC Kamis (4/12/2025).

Gol kemenangan FC Goa lahir melalui permainan cepat dan disiplin yang menjadi ciri khas mereka sepanjang musim.

Meski mendapatkan tekanan kuat dari Mumbai, terutama di babak kedua, pertahanan Goa tampil solid hingga peluit akhir. Kemenangan ini memastikan langkah mereka ke final India Super Cup meski diterpa drama sejak awal.

Manajemen FC Goa belum memberikan pernyataan resmi terkait potensi sanksi lanjutan untuk Guarrotxena. Biasanya, kartu merah akibat perilaku tidak sportif dapat berujung larangan bermain lebih dari satu pertandingan.

Hal ini tentu menjadi perhatian mengingat peran penting Guarrotxena sebagai pemimpin di lapangan.

Kejadian unik ini tak hanya menjadi bahan pembicaraan di kalangan suporter, tetapi juga memunculkan diskusi soal pentingnya memahami detail regulasi pertandingan.

Meski terlihat sepele, aturan mengenai perlengkapan pemain memang wajib dipatuhi demi menjaga keseragaman dan profesionalisme di lapangan.

Editor: Edi Yulianto
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore