Manchester United kekurangan striker, Ruben Amorim buka peluang untuk U-21. (Dok. X/@ManUtd)
JawaPos.com – Ada enam tim yang dua kali mengalahkan (men-double) Manchester United di Premier League musim lalu. Empat tim telah dihadapi musim ini dengan United mencatat tidak terkalahkan.
Masing-masing mengalahkan Brighton & Hove Albion serta seri lawan Tottenham Hotspur, West Ham, Nottingham Forest). Misi unbeaten kembali diusung United ketika menghadapi tim yang juga men-double mereka musim lalu: Wolverhampton Wanderers alias Wolves.
Setan Merah – julukan United – malah semestinya menang karena Wolves merupakan tim di dasar klasemen. Wolves yang dihadapi di Molineux dini hari nanti (siaran langsung SCTV/Champions TV 5/Vidio pukul 03.00 WIB) belum belum pernah menang atau baru mendapatkan dua poin setelah 14 laga.
Ruben Amorim Tertekan
Masalahnya, United terkadang suka ”bercanda” ketika menghadapi tim yang di atas kertas bisa dikalahkan. Skuad Ruben Amorim tandang ke Molineux sebagai tim yang baru sekali menang dalam lima laga Premier League terakhir. Itu termasuk ditahan seri 1-1 oleh West Ham di Old Trafford (5/12).
Seperti dilaporkan Manchester Evening News, Amorim untuk kali pertama menunjukkan gestur tertekan dalam konferensi pers jelang menghadapi Wolves. Amorim yang dikenal sangat jujur menjawab pertanyaan setiap wartawan, justru tampil konfrontatif.
”Tugas saya adalah menjawab, tetapi saya selalu mencoba menjawab hal yang sama dan kalian selalu bertanya hal yang sama,” keluh Amorim saat dicecar pertanyaan sering menepikan gelandang Kobbie Mainoo sepanjang musim ini.
Antisipasi Pecah Telur
Dari tujuh laga kandang yang sudah dilalui, Wolves menelan enam kali kekalahan dan sekali seri. Simulasi pra-pertandingan superkomputer dari Opta memprediksi kemungkinan United unggul sebesar 51,2 persen, berbanding Wolves 25,6 persen.
Namun, hitung-hitungan matematis tersebut justru membuat Amorim waspada. Pelatih berkebangsaan Portugal itu tidak berharap klubnya yang jadi momentum pecah telur kemenangan bagi Wolves.
”Apa pun bisa terjadi, dan itu (hasil buruk) akan berubah,” kata Amorim di laman resmi klub. ”Tidak ada dalam sejarah Premier League tim yang tidak memenangkan satu pertandingan pun. Kemenangan bisa datang di pertandingan mana saja,” imbuh pelatih dengan statistik menang (22 laga) dan kalah (20 laga) hampir berimbang dalam 57 laga bersama United tersebut.
Reuni Cunha
Yang pasti, satu kemungkinan ancaman bagi United musim lalu telah berkurang musim ini. Matheus Cunha yang jadi kunci kemenangan Wolves di Molineux musim lalu kini berganti mengenakan jersey United. Musim lalu, Cunha mencetak satu gol dan satu umpan ke gawang United.
Meski musim ini baru mengemas satu gol untuk United, Cunha tetap dinilai berbahaya. ”Matheus Cunha adalah pemain yang bagus dan kami tahu bahwa jika Anda membiarkannya menguasai bola dan memberinya kepercayaan diri lebih, maka ini bisa menjadi masalah bagi seluruh tim,” kata gelandang Wolves Jean-Ricner Bellegarde seperti dikutip dari The Sun.
Prediksi Susunan Pemain:
John Herdman Full Senyum! 2 Pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks dan Justin Hubner Cetak Gol di Eropa
Resep Strawberry Cheese Milk, Ide Jualan Takjil Ramadhan yang Segar dan Potensial Laris
Sriwijaya FC Resmi Degradasi ke Liga Nusantara, Ini Deretan Prestasi Laskar Wong Kito
Polemik Panas Terkait Musala di Bekasi Sampai ke DPR, Kini Berakhir Damai
Super Komputer Opta Prediksi 8 Tim yang Lolos Perempat Final Liga Champions UEFA
Resep Bakwan Goreng Ayam Halal, Ide Takjil Gurih yang Bikin Nagih
Rosenior Siap Hadapi PSG, Duel yang Menarik di Babak 16 Besar Liga Champions
Iran Konfirmasi Kematian Pemimpin Tertinggi Negaranya, Ayatollah Ali Khamenei, Usai Serangan Gabungan AS‑Israel
Cedera Frenkie de Jong, Barcelona Hadapi Tantangan Besar!
