Logo JawaPos
Author avatar - Image
09 Januari 2026, 03.04 WIB

Jose Mourinho Hukum Pmain Benfica dengan Tidur di Kamp Usai Tersingkir dari Taca da Liga

Jose Mourinho hukum pemain Benfica dengan tidur di kamp. (X/@SLBenfica)

 

JawaPos.com - Kekalahan mengejutkan Benfica di semifinal Taca da Liga berbuntut panjang. Pelatih Jose Mourinho dikabarkan sangat marah dan memberikan hukuman keras kepada anak asuhnya setelah disingkirkan Braga.

Ambisi Benfica untuk mengangkat trofi Taca da Liga musim ini harus kandas secara menyakitkan. Alih-alih merayakan kemenangan, para pemain As Aguias justru harus menghadapi hukuman pahit dari sang pelatih.

Dilansir dari ESPN, Benfica dipastikan tersingkir dari kompetisi setelah menyerah 1-3 dari Braga dalam laga semifinal Taca da Liga yang digelar di Leiria pada Kamis (8/1).

Benfica sempat tertinggal 0-2 di babak pertama sebelum akhirnya menutup pertandingan dengan hanya mencetak satu gol lewat tendangan penalti Vangelis Pavlidis pada menit ke-64.

Hasil itu memicu kemarahan besar Mourinho yang baru menjabat sebagai pelatih Benfica sejak September 2025.

Dalam konferensi pers pascapertandingan, Mourinho secara terbuka mengungkapkan kekecewaannya. Pelatih berusia 62 tahun itu menegaskan bahwa seluruh skuad tidak diperbolehkan pulang ke rumah masing-masing.

Para pemain diperintahkan untuk menginap di pusat latihan klub yang berlokasi di Seixal selama beberapa hari ke depan agar para pemain memiliki waktu untuk refleksi dan merenungkan kegagalan mereka.

“Berhubung kita mengira akan bermain di final, (maka) kita tidak akan pulang ke rumah, kita akan pergi ke Seixal. Para pemain akan tidur di Seixal dan besok ada latihan, lalu lusa juga ada latihan," ujar Mourinho.

Mantan pelatih Manchester United itu bahkan melontarkan pernyataan pedas mengenai harapannya terhadap kondisi psikologis para pemain.

“Saya berharap para pemain tidur sama seperti saya, yang artinya tidak tidur sama sekali. Itulah keinginan saya untuk mereka agar mereka tidak tidur dan banyak berpikir, seperti yang akan saya lakukan,” tambah Mourinho.

Saat ini, posisi Benfica di klasemen Primeira Liga juga sedang berada dalam tekanan. Mereka tertahan di peringkat ketiga dan tertinggal 10 poin dari pemuncak klasemen FC Porto.

Oleh karena itu, masa isolasi di Seixal dilakukan sebagai upaya darurat Mourinho untuk menyelamatkan sisa musim Benfica melalui perubahan sikap para pemainnya.

Editor: Edi Yulianto
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore