Gary Neville dan Michael Carrick. (Dok Tribuna)
JawaPos.com – Gary Neville, seorang legenda Manchester United, menyatakan bahwa mantan klubnya tidak seharusnya mempertimbangkan untuk mempertahankan Michael Carrick sebagai pelatih kepala dalam jangka panjang di Old Trafford. Pernyataan ini muncul setelah pemecatan Ruben Amorim pekan lalu, yang terjadi setelah 14 bulan penuh tantangan dan konflik. Akibatnya, Darren Fletcher ditunjuk sementara sebelum seorang mantan gelandang Setan Merah lainnya mengambil alih posisi tersebut.
Pada hari Selasa (13/1) waktu Inggris, Carrick resmi diangkat sebagai pelatih kepala United untuk sisa musim ini. Petinggi United, termasuk Sir Jim Ratcliffe, Joel Glazer, dan Avram Glazer, dilaporkan hadir di kompleks pelatihan Carrington pada hari Kamis (15/1).
Laporan dari Press Association menyebutkan bahwa klub memindahkan rapat komite eksekutif yang dijadwalkan ke Manchester untuk memastikan para pemimpin tim berada di lokasi dan mendukung pelatih baru, sekaligus meminimalkan gangguan menjelang debutnya.
Carrick, yang kini berusia 44 tahun, akan memimpin Setan Merah dalam pertandingan melawan Manchester City di akhir pekan ini. Ini menjadi langkah awalnya dalam upaya untuk mengamankan kualifikasi Liga Champions bagi timnya.
Namun, Neville dengan tegas menegaskan bahwa mantan rekan setimnya tersebut tidak bisa diandalkan untuk posisi yang penuh tekanan di Manchester setelah musim ini berakhir, terlepas dari hasil yang dicapai.
"Saya berharap dia (Carrick) benar-benar sukses. Tidak boleh ada pertimbangan bahwa Michael akan mengambil pekerjaan ini lebih dari musim ini, baik untuknya maupun untuk klub (United)," ungkap Neville dalam podcast Stick to Football.
"Jika dia memenangkan setiap pertandingan, kita bisa saja berada di situasi di mana dia menunjukkan kinerja yang luar biasa, dan para penggemar senang dengan posisi mereka di Liga Champions, entah itu kelima atau lainnya," tambahnya.
Namun, Neville juga berpendapat bahwa meskipun ada kemungkinan Carrick meraih serangkaian kemenangan, klub seharusnya tetap mempertimbangkan calon lain untuk posisi pelatih di akhir musim, seperti (Mauricio) Pochettino, (Thomas) Tuchel, dan (Carlo) Ancelotti.
"Saya sudah menyebut Ancelotti sebagai kandidat untuk melatih Manchester United. Saya merasa, dengan usianya yang 66 tahun, dia mungkin memiliki pekerjaan terbaik di dunia saat ini. Dia mungkin hanya memiliki satu pekerjaan tersisa di level klub," tambahnya.
Lebih lanjut, Neville menekankan bahwa Ancelotti adalah sosok yang memiliki kesabaran, ketenangan, dan pengalaman yang dibutuhkan di Liga Premier. "Jika ada satu orang yang memiliki semua itu, itu adalah Ancelotti," tutup bek kanan legendaris ini, yang dikenal sering memberikan kritik kepada mantan timnya.
Manchester United memutuskan untuk memberikan peran sementara kepada Carrick, mantan pelatih Middlesbrough, agar direktur sepak bola Jason Wilcox dapat melakukan proses perekrutan yang komprehensif selama bursa transfer musim dingin.
John Herdman Full Senyum! 2 Pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks dan Justin Hubner Cetak Gol di Eropa
Resep Strawberry Cheese Milk, Ide Jualan Takjil Ramadhan yang Segar dan Potensial Laris
Sriwijaya FC Resmi Degradasi ke Liga Nusantara, Ini Deretan Prestasi Laskar Wong Kito
Polemik Panas Terkait Musala di Bekasi Sampai ke DPR, Kini Berakhir Damai
Super Komputer Opta Prediksi 8 Tim yang Lolos Perempat Final Liga Champions UEFA
Resep Bakwan Goreng Ayam Halal, Ide Takjil Gurih yang Bikin Nagih
Rosenior Siap Hadapi PSG, Duel yang Menarik di Babak 16 Besar Liga Champions
Iran Konfirmasi Kematian Pemimpin Tertinggi Negaranya, Ayatollah Ali Khamenei, Usai Serangan Gabungan AS‑Israel
Cedera Frenkie de Jong, Barcelona Hadapi Tantangan Besar!
