Debut Marc-Andre ter Stegen bersama Girona diwarnai momen krusial pada menit akhir, saat aksinya memastikan hasil imbang dramatis melawan Getafe. (Instagram/@gironafc)
JawaPos.com - Girona melanjutkan awal tak terkalahkan mereka pada 2026 dengan hasil imbang dramatis melawan Getafe di Montilivi.
Laga ini ditentukan oleh dua rangkaian momen krusial di menit-menit akhir waktu tambahan, dengan Marc-Andre ter Stegen tampil sebagai sosok sentral dalam debutnya bersama tim Catalunya itu.
Bagi Getafe, hasil ini menyisakan rasa campur aduk. Penampilan mereka di markas Girona cukup solid dan menjanjikan, namun tiga poin yang dirasa pantas—menurut Jose Bordalas—akhirnya sirna di detik-detik terakhir.
Melansir Football Espana, pertandingan ini menandai awal baru bagi kedua tim. Ter Stegen, yang dipinjam dari Barcelona, langsung menjalani laga debutnya bersama Girona, didampingi Fran Beltran di lini tengah.
Di kubu Getafe, Martin Satriano kembali dipercaya sebagai starter di lini depan bersama rekrutan anyar Luis Vazquez. Sementara Zaid Romero mengisi posisi bek kiri.
Girona sendiri datang dengan modal tiga kemenangan beruntun, sebuah rangkaian hasil yang memberi kepercayaan diri tinggi sejak awal laga.
Tim asuhan Michel Sanchez tampil dominan di babak pertama. Mereka mengontrol penguasaan bola dan terus menekan Getafe melalui serangan sayap serta umpan-umpan terukur ke tengah.
Vitor Reis hampir membuka skor lewat sundulan yang memaksa David Soria melakukan penyelamatan gemilang hingga bola membentur mistar.
Tak lama berselang, tembakan Thomas Lemar dari luar kotak penalti kembali mengguncang mistar gawang, membuat publik Montilivi terhenyak. Meski demikian, Getafe mampu bertahan hingga turun minum dan memutus momentum Girona.
Memasuki babak kedua, ritme pertandingan berubah. Getafe tampil lebih berani dan percaya diri. Meski tidak terus-menerus menekan, setiap serangan mereka terasa lebih terarah.
Kombinasi Satriano dan Vazquez mulai terlihat hidup, dan tepat sebelum menit ke-60, gol pun tercipta. Juan Iglesias menusuk dari sisi kiri dan mengirimkan umpan silang yang disambut Vazquez di tiang dekat.
Sundulannya mengalahkan Daley Blind dan meluncur melewati ter Stegen, menjadi gol debut sang striker untuk Getafe.
Unggul satu gol, Getafe memilih bertahan rapat. Girona kesulitan menembus barisan belakang yang disiplin, dengan sundulan Alex Moreno menjadi satu-satunya peluang bersih yang tercipta. Waktu terus berjalan, dan kemenangan tampak semakin dekat bagi tim tamu.
Namun, drama hadir di empat detik terakhir waktu tambahan. Moreno kembali menusuk dari sisi kiri dan mengirimkan umpan silang ke titik penalti.
John Herdman Full Senyum! 2 Pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks dan Justin Hubner Cetak Gol di Eropa
Resep Strawberry Cheese Milk, Ide Jualan Takjil Ramadhan yang Segar dan Potensial Laris
Sriwijaya FC Resmi Degradasi ke Liga Nusantara, Ini Deretan Prestasi Laskar Wong Kito
Polemik Panas Terkait Musala di Bekasi Sampai ke DPR, Kini Berakhir Damai
Super Komputer Opta Prediksi 8 Tim yang Lolos Perempat Final Liga Champions UEFA
Resep Bakwan Goreng Ayam Halal, Ide Takjil Gurih yang Bikin Nagih
Rosenior Siap Hadapi PSG, Duel yang Menarik di Babak 16 Besar Liga Champions
Iran Konfirmasi Kematian Pemimpin Tertinggi Negaranya, Ayatollah Ali Khamenei, Usai Serangan Gabungan AS‑Israel
Cedera Frenkie de Jong, Barcelona Hadapi Tantangan Besar!
