Logo JawaPos
Author avatar - Image
05 Februari 2026, 14.47 WIB

Laga Kandang Inter Diungsikan ke Monza, Torino Keok 1-2 di Perempat Final Coppa Italia

Inter Milan hancurkan Torino di perempat final Coppa Italia. (@Inter_en/X). - Image

Inter Milan hancurkan Torino di perempat final Coppa Italia. (@Inter_en/X).

JawaPos.com - Inter Milan berhasil mengamankan tiket ke babak semifinal Coppa Italia 2025/2026 setelah menumbangkan Torino dengan skor tipis 2-1. Dalam laga perempat final yang berlangsung sengit, barisan pemain asal Prancis milik Nerazzurri menjadi bintang lapangan yang memastikan langkah tim asuhan Cristian Chivu terus berlanjut.

Pertandingan pada Kamis (5/2) itu terpaksa dihelat di Stadion U-Power, Monza karena ada persiapan penyelenggaraan Olimpiade Musim Dingin Milan-Cortina 2026 di Stadion San Siro, markas kebanggaan Inter.

Dilansir dari ESPN, Inter Milan langsung mengambil inisiatif serangan sejak menit awal. Pemimpin klasemen Serie A itu tampil sangat dominan dengan menciptakan peluang emas pertama pada menit ke-20 saat tendangan jarak jauh Carlos Augusto membentur mistar gawang.

Kebuntuan akhirnya pecah sepuluh menit sebelum babak pertama berakhir. Debutan muda asal Prancis Issiaka Kamate beraksi di sisi kanan lapangan sebelum mengirimkan umpan silang ke Ange-Yoan Bonny.

Bonny yang berada di posisi tepat langsung menyambut bola dengan sundulan keras yang gagal dihalau kiper Torino Alberto Paleari sehingga membuat skor 1-0 bertahan hingga jeda.

Memasuki babak kedua, Inter tidak mengendurkan tekanan. Hanya berselang dua menit setelah kick off babak kedua dimulai, Inter langsung menggandakan keunggulan. Marcus Thuram memberikan umpan tarik matang kepada Andy Diouf yang dengan tenang menceploskan bola ke gawang lawan.

Torino yang tertinggal dua gol membuat skuad asuhan Marco Baroni tampil lebih agresif. Hasilnya terlihat pada menit ke-57, saat Sandro Kulenovic yang merupakan pemain pinjaman dari Dinamo Zagreb berhasil memperkecil ketertinggalan melalui sundulan tajam dengan memanfaatkan umpan silang Marcus Pedersen.

Momen dramatis terjadi pada menit ke-74 ketika Matteo Prati sempat mencetak gol yang dianggap sebagai penyeimbang. Namun, kegembiraan para pemain Torino sirna setelah wasit menganulir gol itu karena Prati terjebak posisi offside. Inter yang kembali memegang kendali melalui motor serangan Davide Frattesi berhasil meredam ambisi Torino hingga peluit panjang ditiup.

Kemenangan itu mencatatkan rekor impresif bagi Inter Milan dengan meraih 17 kemenangan dari 23 pertandingan terakhir mereka di semua kompetisi. Sebaliknya, hasil itu memperpanjang tren negatif Torino yang telah menelan 14 kekalahan dari 15 pertemuan terakhir mereka melawan sang raksasa Milan.

Dengan hasil itu, Inter Milan semakin dekat dengan ambisi mereka untuk merengkuh gelar Coppa Italia ke-10 sepanjang sejarah klub. Usai pertandingan, Cristian Chivu mengakui bahwa timnya sempat kewalahan karena Torino mulai bangkit.

“Tentu wajar jika di menit-menit akhir kami sedikit menderita, semangat lawan muncul dan setelah skor menjadi 2-1 mereka bisa menyulitkan. Namun saya rasa mereka tidak memberikan masalah yang sangat besar bagi kami,” kata Chivu dikutip dari situs resmi Inter Milan.

Keputusan Chivu menurunkan skuad dengan kombinasi empat pemain Prancis dan tiga Italia didasari oleh padatnya jadwal pertandingan serta perlunya menjaga kebugaran pemain.

“Pemilihan pemain dilakukan berdasarkan siapa yang memiliki energi lebih hari ini, juga untuk mengelola jadwal padat di bulan Januari dan Februari mendatang,” kata Chivu.

Inter saat ini tinggal menunggu calon lawan mereka di babak semifinal. Berdasarkan performa konsisten yang ditunjukkan sepanjang musim ini, Nerazzurri menjadi kandidat kuat untuk melaju hingga partai puncak Coppa Italia 2025/2026.

Editor: Banu Adikara
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore