Cristiano Ronaldo. (ig @cristiano)
JawaPos.com - Drama internal Al-Nassr kembali memanas. Cristiano Ronaldo dikabarkan akan memboikot pertandingan liga untuk kedua kalinya secara beruntun, sebagai bentuk protes lanjutan terhadap pengelolaan klub oleh Dana Investasi Publik Arab Saudi (PIF).
Melansir ESPN, Ronaldo belum menerima jaminan konkret bahwa PIF akan melakukan perubahan signifikan dalam struktur dan kewenangan manajemen Al-Nassr. Situasi ini membuat sang megabintang memilih tetap pada sikapnya: tidak turun ke lapangan.
Bahkan, sumber yang dekat dengan situasi tersebut menyebutkan bahwa jika tidak ada perubahan jelas dalam beberapa pekan ke depan, Ronaldo siap meminta untuk meninggalkan klub pada Juni mendatang.
Penyerang Portugal itu sebelumnya sudah absen dalam kemenangan liga 1-0 Al-Nassr atas Al-Riyadh pada Senin (2/2). Absennya Ronaldo bukan karena cedera, melainkan bentuk protes langsung terhadap kebijakan PIF yang dinilai tidak adil.
Ronaldo disebut frustrasi karena merasa PIF tidak cukup berinvestasi untuk Al-Nassr, dan justru memberi keuntungan kompetitif kepada rival utama mereka, Al-Hilal.
Situasi semakin memanas ketika Ronaldo dikabarkan berusaha menghalangi transfer Karim Benzema dari Al-Ittihad ke-Al Hilal. Ia menilai langkah tersebut sebagai sinyal bahwa PIF ingin membuka jalan bagi Al-Hilal untuk menjuarai Liga Pro Saudi musim ini.
Menariknya, Ronaldo tetap berlatih bersama tim dalam beberapa hari terakhir. Ia bahkan mengunggah foto dirinya mengenakan seragam latihan Al-Nassr di media sosial. Namun, dalam unggahan resmi klub, Ronaldo sama sekali tidak terlihat. Yang muncul justru pelatih Jorge Jesus dan para pemain lainnya.
Sikap Ronaldo disebut jelas: ia hanya akan kembali bermain jika kewenangan manajemen Al-Nassr dipulihkan sepenuhnya dan tidak ada lagi campur tangan PIF dalam urusan transfer, seperti yang terjadi di bursa transfer terakhir.
Al-Nassr sendiri dijadwalkan menghadapi Al Ittihad pada hari Jumat, namun kehadiran Ronaldo masih menjadi tanda tanya besar.
Dalam beberapa bulan terakhir, Al-Nassr mengalami gejolak internal. Direktur Olahraga Simao Coutinho dan CEO Jose Semedo (keduanya warga Portugal) diskors oleh PIF. Keputusan ini membuat Ronaldo murka, karena berdampak langsung pada mandeknya perekrutan pemain-pemain top.
Selain itu, pengeluaran klub juga mengalami penurunan signifikan. Kondisi ini sangat kontras dengan situasi Al-Hilal, yang justru mendapat suntikan dana besar dari Pangeran Alwaleed Bin Talal Alsaud untuk memperkuat skuad mereka.
Semua pemain baru Al-Hilal di bursa transfer terakhir, termasuk Benzema, disebut didanai langsung oleh Pangeran Alwaleed, yang memiliki 25 persen saham klub. Sisanya, 75 persen, dimiliki oleh PIF.
Ronaldo, yang belum meraih satu pun gelar besar sejak bergabung dengan Al-Nassr pada 2022, dikabarkan sangat marah dengan situasi ini. Meski memiliki beberapa tawaran dari Eropa dan Amerika Serikat, ia belum ingin hengkang karena khawatir akan mengganggu persiapannya menuju Piala Dunia 2026.
Mantan bintang Real Madrid itu menandatangani perpanjangan kontrak hingga Juni 2027 pada musim panas lalu, dengan klausul pelepasan senilai EUR 50 juta.
John Herdman Full Senyum! 2 Pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks dan Justin Hubner Cetak Gol di Eropa
Resep Strawberry Cheese Milk, Ide Jualan Takjil Ramadhan yang Segar dan Potensial Laris
Sriwijaya FC Resmi Degradasi ke Liga Nusantara, Ini Deretan Prestasi Laskar Wong Kito
Polemik Panas Terkait Musala di Bekasi Sampai ke DPR, Kini Berakhir Damai
Super Komputer Opta Prediksi 8 Tim yang Lolos Perempat Final Liga Champions UEFA
Resep Bakwan Goreng Ayam Halal, Ide Takjil Gurih yang Bikin Nagih
Rosenior Siap Hadapi PSG, Duel yang Menarik di Babak 16 Besar Liga Champions
Iran Konfirmasi Kematian Pemimpin Tertinggi Negaranya, Ayatollah Ali Khamenei, Usai Serangan Gabungan AS‑Israel
Cedera Frenkie de Jong, Barcelona Hadapi Tantangan Besar!
