Pelatih Juventus Luciano Spalletti. (Dok. Juventus)
JawaPos.com – Luciano Spalletti mampu mengubah Juventus sebagai klub yang garang. Allenatore yang menggantikan Igor Tudor pada 30 Oktober 2025 itu membuat Juve mencatatkan 1,85 gol per laga dalam 20 laga. Ketika masih ditangani Tudor, rasio gol per laga Juve hanya 1,36 gol per laga. Fans Juve atau Juventini pun menyebutnya sebagai ”sim salabim” ala Spalletti.
’’Spalletti sudah melakukan pekerjaan yang hebat. Namun, di Bergamo pertengahan pekan ini akan jadi ujian penting bagi racikannya,’’ kata pandit sekaligus mantan gelandang bertahan Juve, Alessio Tacchinardi, dalam saluran YouTube Aura Sport.
Laga di Bergamo yang dimaksud Tacchinardi adalah perempat final Coppa Italia melawan tuan rumah Atalanta BC di New Balance Arena dini hari nanti (siaran langsung ANTV/Vidio pukul 03.00 WIB). Bersama Spalletti, Juve belum diuji La Dea – sebutan Atalanta BC.
Minim Opsi Striker
Sejatinya tidak mudah bagi Spalletti membuat Juve produktif. Sebab, Bianconeri –sebutan Juve – minim opsi striker seiring cederanya Dusan Vlahovic dan Arkadiusz Milik. Jonathan David jadi satu-satunya opsi karena Lois Openda dianggap lebih cocok bermain melebar (wide attacker) ketimbang pemain nomor sembilan.
Di situlah racikan sim salabim Spalletti bekerja. Mantan pelatih SSC Napoli, Inter Milan, AS Roma, dan timnas Italia itu membuat setiap pemain Juve punya kapabilitas untuk mencetak gol. ’’Spalletti memberi keajaiban karena dia sudah membangkitkan kembali banyak pemain,’’ tutur Tacchinardi.
”Aku sangat berterima kasih kepada pelatih (Spalletti) karena telah memberiku kepercayaan. Tidak hanya dalam menyerang, dia juga membantuku dalam aspek bertahan,” sahut Edon Zhegrova, wide attacker Juve asal Kosovo, kepada Tuttosport.
Batal Gaet Striker Baru
Racikan produktif Spalletti tak pelak membuat Juve akhirnya mengurungkan perekrutan striker baru pada bursa transfer musim dingin yang berakhir awal pekan ini. Padahal, Juve sempat dikaitkan dengan Mauro Icardi (Galatasaray) dan Randal Kolo Muani (Tottenham Hotspur).
Icardi dan Kolo Muani sama-sama punya pengalaman di Serie A. Kolo Muani malah musim lalu membela Juve. Tetapi, Bianconeri memilih untuk tidak mempermanenkan status peminjamannya dari Paris Saint-Germain. Sementara Icardi merupakan eks Inter Milan (2013–2020), bahkan pernah dipercaya sebagai il capitano.
Dilansir dari Sport Mediaset, Icardi sampai menjanjikan banyak gol jika Juve ”memulangkannya” ke Italia.’’Andai kalian mengontrakku, aku akan mencetak sepuluh gol dalam enam bulan dan kemudian kalian akan mempertahankanku musim depan,’’ kata striker 32 tahun berkebangsaan Argentina itu.
Juve pada akhirnya mendatangkan dua pemain dengan status pinjaman. Masing-masing bek kanan Emil Holm yang dipinjam dari Bologna FC dan winger Jeremie Boga dari OGC Nice.
La Dea Labil
Sementara itu, Atalanta BC sedang dalam fase labil saat ini. Tidak terkalahkan di Serie A dalam enam laga sejak 2026, skuad besutan Raffaele Palladino kalah beruntun dalam dua matchday terakhir fase league Liga Champions. Beruntung, seperti Juve, La Dea masih bisa masuk playoff fase knockout.
John Herdman Full Senyum! 2 Pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks dan Justin Hubner Cetak Gol di Eropa
Resep Strawberry Cheese Milk, Ide Jualan Takjil Ramadhan yang Segar dan Potensial Laris
Sriwijaya FC Resmi Degradasi ke Liga Nusantara, Ini Deretan Prestasi Laskar Wong Kito
Polemik Panas Terkait Musala di Bekasi Sampai ke DPR, Kini Berakhir Damai
Super Komputer Opta Prediksi 8 Tim yang Lolos Perempat Final Liga Champions UEFA
Resep Bakwan Goreng Ayam Halal, Ide Takjil Gurih yang Bikin Nagih
Rosenior Siap Hadapi PSG, Duel yang Menarik di Babak 16 Besar Liga Champions
Iran Konfirmasi Kematian Pemimpin Tertinggi Negaranya, Ayatollah Ali Khamenei, Usai Serangan Gabungan AS‑Israel
Cedera Frenkie de Jong, Barcelona Hadapi Tantangan Besar!
