
Luciano Spalletti sebut wasit kurang profesional saat Juventus ditahan imbang Lazio. (Dok. Juventus)
JawaPos.com - Juventus harus puas dengan hasil imbang 2-2 melawan Lazio di Allianz Stadium, Minggu (8/2/2026) malam.
Pelatih Luciano Spalletti menyoroti performa tim sekaligus mengekspresikan kekecewaannya terhadap keputusan wasit yang dianggap kontroversial.
Hasil ini membuat Inter Milan semakin kokoh di puncak klasemen Serie A dengan selisih 12 poin, sementara Roma punya kesempatan memperkecil jarak di posisi keempat saat menghadapi Cagliari.
Meski demikian, Spalletti tetap menekankan pentingnya kualitas permainan Juventus, terutama saat menghadapi tekanan lawan.
“Saya selalu minta bola dimainkan, jangan dibuang. Bermain dengan tenang, bahkan di bawah tekanan, itu penting untuk menaikkan level kualitas. Kesalahan bisa terjadi. Locatelli sejauh ini tampil luar biasa, tapi satu bola hilang yang berujung gol lawan bukan akhir dunia. Yang penting adalah performa tim dan reaksi mereka. Kita hidup dari tekanan, di situlah terlihat level sebenarnya,” ujar Spalletti usai laga dikutip dari lagallazetta.it.
Selain menyoroti performa tim, Spalletti juga menanggapi insiden yang berpotensi menjadi penalti, ketika Gila melakukan kontak dengan Cabal. Menurutnya, keputusan wasit sangat subjektif dan kerap menjadi sumber kontroversi.
“Wasit menafsirkan sesuai pandangannya. Bek melakukan aksi ceroboh, itu benar. Tapi, saya tak di sini untuk menilai apakah itu penalti atau bukan. Kalau setiap sentuhan kaki dianggap penalti, maka jelas malam ini itu penalti untuk kami. Masalahnya adalah interpretasi aturan. Di lapangan ada 23 pemain profesional, tapi yang satu ini tidak yaitu wasit. Mereka satu-satunya yang ‘precario’ di situasi ini,” tegasnya.
Meskipun kecewa, Spalletti menegaskan bahwa Juventus akan terus fokus memperbaiki permainan. Ia menilai timnya sudah menunjukkan sikap profesional dan reaksi yang tepat di tengah tekanan.
“Anak-anak saya sudah bermain bagus. Yang penting adalah tetap tenang, membawa pengalaman dari laga ini, dan terus berkembang,” tutupnya.
Hasil imbang ini menjadi peringatan bagi Juventus untuk tetap menjaga konsistensi di sisa musim Serie A.
Selain itu, kritik Spalletti terhadap wasit kembali menyoroti perdebatan tentang interpretasi aturan yang kerap memengaruhi jalannya pertandingan.
John Herdman Full Senyum! 2 Pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks dan Justin Hubner Cetak Gol di Eropa
Resep Strawberry Cheese Milk, Ide Jualan Takjil Ramadhan yang Segar dan Potensial Laris
Sriwijaya FC Resmi Degradasi ke Liga Nusantara, Ini Deretan Prestasi Laskar Wong Kito
Polemik Panas Terkait Musala di Bekasi Sampai ke DPR, Kini Berakhir Damai
Super Komputer Opta Prediksi 8 Tim yang Lolos Perempat Final Liga Champions UEFA
Resep Bakwan Goreng Ayam Halal, Ide Takjil Gurih yang Bikin Nagih
Rosenior Siap Hadapi PSG, Duel yang Menarik di Babak 16 Besar Liga Champions
Iran Konfirmasi Kematian Pemimpin Tertinggi Negaranya, Ayatollah Ali Khamenei, Usai Serangan Gabungan AS‑Israel
Cedera Frenkie de Jong, Barcelona Hadapi Tantangan Besar!
