
Pelatih Atletico Madrid Diego Simeone. (ig @simeone)
JawaPos.com – Diego Simeone merupakan pelatih paling awet, bahkan mungkin ikonik, di klub LALIGA. Simeone sudah menukangi Atletico Madrid sejak 23 Desember 2011. Namun, pelatih 55 tahun berkebangsaan Argentina itu masih memiliki handicap yang aneh. Yakni, tidak bisa mengalahkan salah satu rival berat selain Real Madrid, FC Barcelona, dalam duel di Copa del Rey.
Enam kali berkesempatan melawan Barca, pelatih yang akrab disapa Cholo itu 4 kali kalah dan 2 laga lainnya berakhir seri. Statistiknya secara keseluruhan di berbagai ajang juga inferior. Simeone hanya bisa menang 6 kali dari 41 kali pertemuan.
Handicap itu jadi tantangan Cholo karena Barca jadi lawan di semifinal Copa del Rey musim ini. Cholo tentu tidak mau mencatat hasil negatif dalam first leg yang dimainkan di kandang sendiri, Riyadh Air Metropolitano, Madrid, dini hari nanti (siaran langsung RCTI/RCTI+/Vision + pukul 03.00 WIB).
Ancaman Hat-Trick Dipermalukan
Hasil negatif di Metropolitano dini hari nanti juga sangat-sangat dihindari Cholo. Sebab, Atletico sudah dua kali beruntun kalah di kandang sebelumnya. Masing-masing 1-2 oleh FK Bodo/Glimt dalam matchday terakhir fase league Liga Champions (29/1) dan 0-1 lawan Real Betis di jornada ke-23 LALIGA akhir pekan lalu (9/2).
Selama 15 tahun menukangi Atletico, Cholo tak sekalipun merasakan tiga kekalahan kandang beruntun.
’’Kami sepenuhnya menyadari kekuatan mereka (Barca). Mereka sedang di dalam periode yang sangat kuat. Saat Anda melawan tim dengan karakter seperti Barca, detail terkecil akan jadi sangat penting,’’ kata Simeone seperti dilansir dari Marca.
Ulangan Musim Lalu
Duel Atletico versus Barca di semifinal musim ini sekaligus ulangan musim lalu. Di Metropolitano, Atletico takluk 0-1 dalam second leg. Padahal, Los Colchoneros –julukan Atletico– mampu menahan seri 4-4 Barca di Estadi Olimpic Lluis Companys dalam first leg.
’’Satu kesalahan bakal menghukum Anda,’’ ucap Simeone mengacu kegagalan musim lalu untuk laga dini hari nanti.
Ketika Atletico berbekal kekalahan oleh Betis, Barca datang ke Metropolitano dengan modal sapu bersih kemenangan dalam enam laga terakhir. Termasuk saat skuad besutan Hansi Flick mengungguli RCD Mallorca tiga gol tanpa balas di LALIGA akhir pekan lalu (7/2).
”Lawan Atletico tentu berbeda dengan lawan-lawan kami sebelumnya. Apalagi, mereka bermain di kandang. Kami harus menampilkan performa terbaik,” kata Hansi seperti dilansir dari Barca Blaugranes.
Statistik Unik Grizi
Di sisi lain, striker Atletico Antoine Griezmann punya statistik unik menghadapi first leg semifinal Copa del Rey. Striker yang akrab disapa Grizi itu selalu mampu mencetak gol dalam first leg. Musim lalu, Grizi melakukannya di kandang Barca. Sementara pada edisi 2016–2017, dia menorehkannya di Metropolitano.
Grizi konfiden bisa mengulanginya lagi pada musim ini.
