Kiper Aston Villa Marco Bizot dapat kartu merah usai jatuhkan Jacob Murphy. (@brfootball/X)
JawaPos.com - Newcastle United berhasil mencuri poin penuh lewat comeback fantastis 3-1 atas tuan rumah Aston Villa. Pertandingan yang berlangsung di Villa Park pada Minggu (15/2) itu diwarnai dengan kartu merah kiper utama Villa dan dua gol beruntun dari gelandang andalan Newcastle Sandro Tonali.
Aston Villa sebenarnya sempat memegang kendali permainan di awal laga sebelum situasi berbalik 180 derajat akibat insiden di penghujung babak pertama. Memasuki menit-menit awal, Aston Villa tampil menekan dengan intensitas tinggi. Hasilnya, Tammy Abraham berhasil memecah kebuntuan pada menit ke-14.
Memanfaatkan umpan terobosan akurat dari Douglas Luiz dalam situasi bola mati, Abraham melepaskan tembakan dari tengah kotak penalti yang bersarang tepat di tengah gawang Newcastle. Gol itu sekaligus menandai kembalinya sang striker ke Aston Villa setelah sebelumnya memperkuat Besiktas di Liga Turki.
Baca Juga: Arne Slot Puji Performa Komplet Mohamed Salah Saat Liverpool Libas Brighton 3-0 di Piala FA
Villa hampir menambah keunggulan melalui peluang Ross Barkley dan Leon Bailey, tetapi tangguhnya Aaron Ramsdale di bawah mistar Newcastle berhasil mementahkan serangan itu. Newcastle sendiri sempat mengancam lewat Harvey Barnes yang tendangannya membentur tiang gawang pada menit ke-34.
Momen krusial pertandingan terjadi pada masa injury time babak pertama, tepatnya pada menit ke-45+1. Kiper Aston Villa Marco Bizot melakukan pelanggaran keras terhadap Jacob Murphy di luar kotak penalti. Wasit pun tanpa ragu langsung mengeluarkan kartu merah untuk Bizot.
Kondisi itu memaksa Unai Emery menarik keluar Leon Bailey untuk memasukkan kiper cadangan, Emiliano Martinez. Bermain dengan 10 orang menjadi awal keruntuhan pertahanan The Villans di babak kedua.
Memanfaatkan keunggulan jumlah pemain, Newcastle United tampil agresif sejak awal babak kedua. Dilansir dari ESPN, Gol penyeimbang akhirnya lahir pada menit ke-63 melalui sepakan Sandro Tonali dari luar kotak penalti yang mengarah ke sudut kiri bawah gawang Martinez.
Tonali kembali menjadi mimpi buruk bagi Aston Villa pada menit ke-76. Melalui serangan yang dibangun Dan Burn, Tonali kembali melepaskan tembakan akurat yang membawa Newcastle berbalik unggul 2-1.
Seolah belum puas, Newcastle mengunci kemenangan pada menit ke-88. Pemain pengganti, Nick Woltemade, mencetak gol ketiga tim tamu melalui tembakan ke pojok kiri atas gawang setelah menerima umpan di dalam kotak penalti. Skor 3-1 pun bertahan hingga peluit panjang dibunyikan.
Kekalahan di kandang sendiri menjadi bahan evaluasi serius bagi pelatih Aston Villa Unai Emery. Meskipun kecewa dengan hasil akhir, Emery tetap mengapresiasi daya juang anak asuhnya yang harus bermain dengan sepuluh orang sejak akhir babak pertama. Emery mengungkapkan bahwa insiden kartu merah menyulitkan timnya untuk menjaga ritme permainan.
“Kartu merah itu membuat momen di babak kedua menjadi lebih sulit, tetapi kami terus bersaing. Namun, ketika mereka mencetak gol pertama, segalanya menjadi sedikit lebih sulit daripada gol kedua. Bahkan dengan kondisi (kekurangan pemain) seperti itu, kami tetap memberikan perlawanan dan kami sudah mencoba, tetapi itu tidak cukup karena Newcastle merupakan tim yang sangat fantastis,” kata Emery.
Emery juga menambahkan bahwa dirinya akan menganalisis hasil pertandingan itu untuk persiapan laga berikutnya, terutama untuk Liga Europa dan Premier League.
John Herdman Full Senyum! 2 Pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks dan Justin Hubner Cetak Gol di Eropa
Resep Strawberry Cheese Milk, Ide Jualan Takjil Ramadhan yang Segar dan Potensial Laris
Sriwijaya FC Resmi Degradasi ke Liga Nusantara, Ini Deretan Prestasi Laskar Wong Kito
Polemik Panas Terkait Musala di Bekasi Sampai ke DPR, Kini Berakhir Damai
Super Komputer Opta Prediksi 8 Tim yang Lolos Perempat Final Liga Champions UEFA
Resep Bakwan Goreng Ayam Halal, Ide Takjil Gurih yang Bikin Nagih
Rosenior Siap Hadapi PSG, Duel yang Menarik di Babak 16 Besar Liga Champions
Iran Konfirmasi Kematian Pemimpin Tertinggi Negaranya, Ayatollah Ali Khamenei, Usai Serangan Gabungan AS‑Israel
Cedera Frenkie de Jong, Barcelona Hadapi Tantangan Besar!
