
Hansi Flick menolak menyalahkan wasit usai Barcelona kalah dari Girona. Ia justru mengkritik lemahnya pertahanan dan transisi timnya dalam kekalahan kedua beruntun tersebut.
JawaPos.com - Barcelona kembali tersandung. Kali ini Girona yang jadi batu sandungan, membuat skuad asuhan Hansi Flick harus menelan kekalahan yang terasa pahit, apalagi setelah sempat unggul lebih dulu.
Di laga yang berlangsung sengit itu, Barca sebenarnya memulai dengan cukup menjanjikan. Sejumlah peluang tercipta di babak pertama, dan akhirnya keunggulan datang lewat sundulan Pau Cubarsi. Momentum sempat ada di tangan Blaugrana.
Tapi sepak bola memang tidak selalu ramah pada tim yang gagal memaksimalkan peluang. Girona bangkit. Thomas Lemar menyamakan kedudukan sebelum Fran Beltran mencetak gol yang memastikan kemenangan tim tamu. Dari posisi unggul, Barcelona justru terlihat goyah, terutama saat menghadapi transisi cepat lawan.
Sorotan sempat mengarah pada proses gol penentu kemenangan Girona. Ada dugaan pelanggaran terhadap Jules Kounde sebelum gol tercipta.
Meski begitu, melansir Barca Blaugranes, Flick tak tertarik masuk ke perdebatan tersebut.
“Saya tidak ingin membicarakan hal itu. Semua orang melihat situasi sebelum gol kedua, tetapi Girona memang pantas mendapatkannya. Kami bertahan dengan sangat buruk, terutama dalam transisi, kami terlalu terbuka, lini tengah kami tidak berada di posisi yang tepat,” katanya kepada wartawan.
Alih-alih menyalahkan perangkat pertandingan, pelatih asal Jerman itu memilih bercermin. Menurutnya, masalah utama ada pada struktur dan keseimbangan tim yang belum solid, terutama saat kehilangan bola.
“Kami belum merasa nyaman, kami belum memposisikan diri dengan baik. Tim sedang tidak dalam kondisi bagus saat ini. Kita perlu tenang, kembali seperti dulu. Kami akan memberi tim libur dua hari agar mereka bisa kembali ke performa terbaiknya.”
Kekalahan ini menjadi yang kedua secara beruntun bagi Barcelona. Alarm mulai berbunyi, meski belum masuk tahap darurat. Masih ada waktu untuk berbenah, tapi jelas ada pekerjaan rumah yang harus segera diselesaikan.
Dengan Levante sudah menunggu di akhir pekan, Barcelona tak punya banyak waktu untuk meratapi hasil ini.
John Herdman Full Senyum! 2 Pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks dan Justin Hubner Cetak Gol di Eropa
Resep Strawberry Cheese Milk, Ide Jualan Takjil Ramadhan yang Segar dan Potensial Laris
Sriwijaya FC Resmi Degradasi ke Liga Nusantara, Ini Deretan Prestasi Laskar Wong Kito
Polemik Panas Terkait Musala di Bekasi Sampai ke DPR, Kini Berakhir Damai
Super Komputer Opta Prediksi 8 Tim yang Lolos Perempat Final Liga Champions UEFA
Resep Bakwan Goreng Ayam Halal, Ide Takjil Gurih yang Bikin Nagih
Rosenior Siap Hadapi PSG, Duel yang Menarik di Babak 16 Besar Liga Champions
Iran Konfirmasi Kematian Pemimpin Tertinggi Negaranya, Ayatollah Ali Khamenei, Usai Serangan Gabungan AS‑Israel
Cedera Frenkie de Jong, Barcelona Hadapi Tantangan Besar!
