
Pemain Juventus Pierre Kalulu. (Dok. Pierre Kalulu)
JawaPos.com–Kekalahan kontroversial dari Inter Milan berbuntut panjang bagi Juventus. Bukan hanya kehilangan poin penting dalam perburuan gelar Serie A, manajemen Bianconeri kini harus menerima hukuman disiplin akibat insiden panas di lorong stadion.
Hakim olahraga Italia resmi menjatuhkan sanksi kepada dua petinggi klub, yakni Giorgio Chiellini dan Damien Comolli. Keduanya dinilai melanggar aturan setelah terlibat konfrontasi dengan perangkat pertandingan menyusul laga Derby d’Italia Inter Milan vs Juventus di San Siro.
Insiden bermula dari keputusan wasit yang mengusir bek Juventus Pierre Kalulu usai menerima kartu kuning kedua. Keputusan itu memicu reaksi keras dari kubu Si Nyonya Tua, terutama saat jeda babak pertama. Situasi memanas di area lorong menuju ruang ganti, tempat para ofisial dan perangkat pertandingan berada.
Comolli mendapat hukuman paling berat. Dia dilarang terlibat dalam seluruh aktivitas sepak bola hingga akhir Maret 2026 serta dikenai denda finansial. Dalam laporan resmi pertandingan, perilakunya disebut agresif dan mengintimidasi. Dia bahkan harus ditenangkan oleh staf klub untuk mencegah situasi semakin keruh.
Sementara itu, Chiellini yang kini menjabat sebagai direktur klub juga tak luput dari sanksi. Mantan kapten Juventus tersebut diskors hingga akhir Februari 2026.
Meski tidak disebut melakukan tindakan fisik, dia dinilai menunjukkan sikap tidak hormat terhadap perangkat pertandingan dan melontarkan protes berlebihan di area teknis. Hukuman ini menjadi pukulan tambahan bagi Juventus yang tengah berupaya menjaga konsistensi di papan atas klasemen.
Absennya dua figur penting di level manajemen tentu berdampak pada stabilitas internal klub, terlebih di fase krusial musim. Di sisi lain, keputusan terhadap Kalulu tetap berlaku dengan larangan satu pertandingan. Artinya, Juventus harus tampil pincang pada laga berikutnya, situasi yang bisa memengaruhi momentum mereka dalam persaingan gelar.
Derby d’Italia memang kerap menghadirkan tensi tinggi, namun peristiwa kali ini kembali menyorot relasi panas antara klub dan otoritas wasit di Italia. Federasi melalui hakim olahraga menegaskan komitmennya menjaga profesionalisme dan integritas kompetisi.
Kini, Juventus dituntut meredam gejolak internal dan kembali fokus ke lapangan. Dengan jadwal padat dan tekanan persaingan yang semakin ketat, Bianconeri tak punya banyak waktu untuk larut dalam kontroversi.
John Herdman Full Senyum! 2 Pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks dan Justin Hubner Cetak Gol di Eropa
Resep Strawberry Cheese Milk, Ide Jualan Takjil Ramadhan yang Segar dan Potensial Laris
Sriwijaya FC Resmi Degradasi ke Liga Nusantara, Ini Deretan Prestasi Laskar Wong Kito
Polemik Panas Terkait Musala di Bekasi Sampai ke DPR, Kini Berakhir Damai
Super Komputer Opta Prediksi 8 Tim yang Lolos Perempat Final Liga Champions UEFA
Resep Bakwan Goreng Ayam Halal, Ide Takjil Gurih yang Bikin Nagih
Rosenior Siap Hadapi PSG, Duel yang Menarik di Babak 16 Besar Liga Champions
Iran Konfirmasi Kematian Pemimpin Tertinggi Negaranya, Ayatollah Ali Khamenei, Usai Serangan Gabungan AS‑Israel
Cedera Frenkie de Jong, Barcelona Hadapi Tantangan Besar!
