Allenatore AC Milan Massimiliano Allegri (kiri) memprotes ulah allenatore Como 1907 Cesc Fabregas. (Dok. Bein Sports)
JawaPos.com - Laga Serie A antara Como dan AC Milan di San Siro bukan hanya menyajikan duel ketat yang berakhir 1-1, tetapi juga drama panas di pinggir lapangan.
Sorotan utama justru tertuju pada pelatih muda Como, Cesc Fabregas, yang terlibat insiden dengan pemain Milan dan memicu kemarahan Massimiliano Allegri.
Melansir Give Me Sport, momen kontroversial itu terjadi pada menit ke-78. Bek kanan Milan, Alexis Saelemaekers, kehilangan bola di dekat garis samping tepat di depan area teknis Como.
Dalam situasi yang berlangsung cepat, Fabregas terlihat mengangkat lengan dan melakukan kontak dengan sang pemain.
Saelemaekers langsung bereaksi, menunjuk ke arah Fabregas sebelum berlari kembali ke area pertahanannya. Situasi memanas dan ketegangan di pinggir lapangan tak terhindarkan. Allegri pun ikut tersulut emosinya, hingga akhirnya diganjar kartu merah oleh wasit.
Allegri Tersulut Emosi
Allegri jelas tidak terima dengan kejadian tersebut, apalagi Fabregas tidak mendapatkan hukuman langsung dari wasit. Dalam suasana panas, ia melontarkan kata-kata keras kepada pelatih muda asal Spanyol itu.
“Kau masih anak-anak… kau idiot! Anak kecil yang baru kemarin jadi pelatih.”
Tak berhenti di situ, Allegri juga menyindir dalam komentar awalnya kepada media.
"Lain kali ada seseorang yang berada di garis gawang, saya juga akan turun ke lapangan dan melakukan tekel."
Namun, setelah suasana sedikit mereda, Allegri menunjukkan sisi yang lebih tenang dalam konferensi pers pascalaga.
"Saat berada di lapangan, Anda harus menghormati lawan dan wasit. Dia adalah pelatih yang sangat muda, dia baru memulai. Dia melakukannya dengan baik."
"Saya harap dia memenangkan banyak pertandingan dalam kariernya dan memiliki semua kemampuan untuk melakukannya. Pelatih muda seperti dia membutuhkan pengalaman, dengan pengalaman Anda akan berkembang, Anda akan menjadi lebih dewasa."
Fabregas Ambil Tanggung Jawab
