Viktor Gyokeres cetak brace untuk Arsenal di kandang Tottenham Hotspur. (@brfootball/X)
JawaPos.com–Tottenham Hotspur harus mengakui keunggulan rival sekotanya, Arsenal setelah takluk 1-4 dalam derbi London Utara di Tottenham Hotspur Stadium, London, pada Minggu (22/2). Arsenal tampil lebih efektif, terutama di babak kedua untuk memastikan kemenangan di kandang lawan.
Sejak awal pertandingan, Arsenal langsung mengambil inisiatif serangan dan menciptakan sejumlah peluang melalui Viktor Gyokeres dan Leandro Trossard tetapi belum membuahkan hasil. Tekanan tim tamu akhirnya berbuah gol pada menit ke-32 lewat Eberechi Eze yang melepaskan tembakan dari dalam kotak penalti ke sudut bawah gawang Tottenham Hotspur.
Namun, keunggulan Arsenal itu hanya bertahan dua menit setelah Randal Kolo Muani menyamakan kedudukan pada menit ke-34 melalui penyelesaian jarak dekat dan mengubah skor 1-1. Arsenal dan Tottenham Hotspur terus saling serang, tetapi hingga akhir babak pertama skor tetap bertahan imbang.
Pada awal babak kedua, Arsenal kembali unggul pada menit ke-47 ketika Viktor Gyokeres mencetak gol lewat tembakan dari luar kotak penalti yang bersarang di sudut bawah gawang Tottenham. Tertinggal 1-2, tuan rumah mencoba merespons melalui peluang Xavi Simons dan Richarlison, tetapi kiper Arsenal David Raya sigap menggagalkan ancaman.
Arsenal semakin menjauh pada menit ke-61 ketika Eberechi Eze mencetak gol keduanya dalam pertandingan itu. Memanfaatkan situasi di dalam kotak penalti, Eberechi Eze dengan tenang mengarahkan bola ke tengah gawang dan mengubah skor menjadi 3-1.
Tottenham berusaha memperkecil ketertinggalan melalui sejumlah peluang, termasuk sundulan Richarlison dan tembakan jarak dekat lainnya. Tapi Raya kembali mampu menghalangi bola masuk ke gawang Arsenal.
Memasuki masa tambahan waktu, Arsenal memastikan kemenangan mereka lewat gol kedua Viktor Gyokeres pada menit ke-90+4. Menerima umpan Martin Odegaard, Gyokeres berhasil menyelesaikan peluang dari jarak dekat untuk mengunci kemenangan 4-1.
Tottenham masih sempat menciptakan peluang terakhir melalui Pape Matar Sarr. Tapi kembali digagalkan Raya.
Usai pertandingan, pelatih Arsenal Mikel Arteta mengaku bangga dengan respons timnya setelah hasil kurang memuaskan pada dua laga sebelumnya. Hasil imbang sebelumnya sempat membuat tim berada dalam situasi sulit secara emosional.
”Saya sangat bangga dengan para pemain dan tim ini. Beberapa hari lalu kami merasa sangat kecewa, marah, dan sedih. Namun, setiap bagian merupakan bagian dari perjalanan musim ini dan reaksi yang ditunjukkan hari ini adalah reaksi yang kami inginkan,” ujar Arteta dikutip dari situs resmi Arsenal.
Arteta juga menanggapi sikap tim saat menghadapi rival berat dan memanfaatkan pertandingan sebagai kesempatan untuk membuktikan kualitas. Menurut sang pelatih, para pemain mampu menjawab tantangan dengan performa yang meyakinkan.
”Reaksi mereka luar biasa. Dalam momen sulit, Anda memahami mengapa Anda berjuang. Para pemain menunjukkan sikap yang sesungguhnya dan membuat para pendukung bangga,” tambah Arteta.
Secara khusus, Arteta memuji kontribusi Viktor Gyokeres dan Eberechi Eze yang tampil menonjol sepanjang pertandingan. Arteta menilai performa keduanya sangat menentukan hasil akhir.
”Itu mungkin pertandingan terbaik Gyokeres bersama kami. Penampilannya sangat lengkap dan luar biasa, begitu juga dengan Eze. Dia pantas mendapatkan momen ini dan saya sangat senang untuknya,” kata Arteta.
