Pemain AC Milan Matteo Gabbia. (Dok. Matteo Gabbia)
JawaPos.com - Matteo Gabbia tidak ingin AC Milan terlalu fokus pada gol kontroversial Parma saat kalah di Liga Italia pekan ke-26. Laga yang berakhir dengan skor tipis 0-1 tersebut dimainkan di San Siro, Senin (23/2).
Menjelang berakhirnya babak kedua, Parma berhasil unggul lewat gol sundulan Mariano Troilo pada menit ke-80. Awalnya, wasit Marco Piccinini sempat menganulir gol tersebut karena Mariano Troilo terlibat kontak dengan bek AC Milan Davide Bartesaghi saat bola datang.
Namun, keputusan sang wasit berubah saat mengecek VAR. Setelah melakukan On Field Review, Marco Piccinini mengesahkan gol Mariano Troilo yang membuat AC Milan kalah di San Siro.
Baca Juga: Stadium of Light Meredup! Usai Dihajar Fulham, Sunderland Kini Dekati Zona Merah Liga Inggris
Mengenai kontroversi gol yang dicetak Troilo, Matteo Gabbia tidak ingin terlalu banyak komentar. Dia ingin para pemain AC Milan tidak perlu membuang banyak energi untuk hal tersebut.
"Kami kecewa dengan pertandingan ini, dengan kekalahan ini. Kami perlu memiliki kejelasan agar situasi ini tidak memengaruhi kami. Wasit berada di lapangan untuk melakukan yang terbaik, mereka harus membuat keputusan, dan situasi tidak selalu mudah."
“Kita tidak bisa membuang energi untuk hal-hal ini: kita perlu fokus melakukan yang terbaik berdasarkan informasi yang diberikan staf kepada kita. Tidak ada gunanya menciptakan kontroversi sekarang," ucap Matteo Gabbia kepada Sky yang dikutip laman Sempre Milan, Senin (23/2).
Bek berusia 26 tahun tersebut sangat menyayangkan kekalahan AC Milan melawan Parma. Sebab, Rossoneri bisa mengalahkan dua tim papan bawah seperti Hellas Verona dan Cagliari.
"Sulit untuk mengatakannya. Ada beberapa penampilan melawan tim yang kurang bergengsi, seperti Cagliari atau Verona, di mana kami berhasil memainkan beberapa pertandingan hebat. Sayang sekali malam ini kami tidak mampu mencetak gol dan membawa pulang tiga poin," kata Gabbia.
Kekalahan dari Parma, membuat AC Milan punya jarak 10 poin dari Inter Milan sebagai pemimpin klasemen sementara. Namun, Gabbia menegaskan bahwa timnya hanya akan fokus pada permainannya sendiri.
"Seperti yang selalu kami katakan, kami harus memikirkan diri sendiri dan memiliki kejelasan untuk meningkatkan diri dan berbuat lebih baik setiap hari. Di akhir tahun, kami akan mengevaluasi apa yang telah kami dan tim lain capai," pungkas Gabbia.
Pada laga ini, Matteo Gabbia harus absen sebelum pertandingan dimulai karena mengalami nyeri otot saat pemanasan. Hal tersebut membuat Koni De Winter harus menggantikan posisinya di lini belakang.
John Herdman Full Senyum! 2 Pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks dan Justin Hubner Cetak Gol di Eropa
Resep Strawberry Cheese Milk, Ide Jualan Takjil Ramadhan yang Segar dan Potensial Laris
Sriwijaya FC Resmi Degradasi ke Liga Nusantara, Ini Deretan Prestasi Laskar Wong Kito
Polemik Panas Terkait Musala di Bekasi Sampai ke DPR, Kini Berakhir Damai
Super Komputer Opta Prediksi 8 Tim yang Lolos Perempat Final Liga Champions UEFA
Resep Bakwan Goreng Ayam Halal, Ide Takjil Gurih yang Bikin Nagih
Rosenior Siap Hadapi PSG, Duel yang Menarik di Babak 16 Besar Liga Champions
Iran Konfirmasi Kematian Pemimpin Tertinggi Negaranya, Ayatollah Ali Khamenei, Usai Serangan Gabungan AS‑Israel
Cedera Frenkie de Jong, Barcelona Hadapi Tantangan Besar!
