Penyerang Barcelona Lamine Yamal (kiri). (ig @bossplayer_bossy)
JawaPos.com–Barcelona menutup laga kontra Levante dengan kemenangan meyakinkan. Tapi ada satu momen kecil yang sempat mencuri perhatian, ekspresi frustrasi Lamine Yamal saat ditarik keluar menjelang akhir pertandingan.
Pada menit ke-88, Pelatih Barcelona Hansi Flick memutuskan mengganti Lamine Yamal dan memasukkan Roony Bardghji. Keputusan tersebut langsung memunculkan sorotan karena kamera menangkap raut kesal sang winger muda.
Namun melansir Barca Blaugranes, Hansi Flick tak butuh waktu lama untuk meredakan spekulasi usai laga Barcelona lawan Levante.
”Bagaimana reaksinya? Apakah dia marah? Itu wajar. Bagi saya, yang terpenting adalah kami menang, dan kami juga memiliki pemain yang pantas bermain, seperti Bardghji,” katanya kepada wartawan.
“Saya suka melihat sikapnya saat dia masuk. Dan hanya itu. Kalian terlalu membesar-besarkan setiap hal yang dilakukan Lamine. Jika dia kesal karena diganti, itu wajar,” imbuh dia.
Bagi Flick, reaksi tersebut bukan drama, melainkan tanda ambisi. Seorang pemain muda yang ingin terus bermain dan berkontribusi tentu tak selalu senang saat harus keluar lapangan, apalagi ketika sedang tampil cukup baik.
Selain membahas Yamal, Flick juga menyoroti kontribusi beberapa pemain lain dalam kemenangan tersebut. Dia menilai timnya mampu memanfaatkan momentum untuk kembali ke puncak klasemen, meski mengakui tidak semuanya berjalan mulus sejak menit awal.
”Kami telah memanfaatkan kesempatan untuk kembali ke puncak klasemen. Ini jalan yang sangat panjang. Tidak semuanya berjalan mulus; kami membutuhkan beberapa menit untuk masuk ke dalam pertandingan,” tambah Hansi Flick.
Joao Cancelo dan Marc Bernal juga mendapat pujian khusus dari sang pelatih. Menurut Hansi Flick, Cancelo bermain bagus lawan Levante.
”Kita lihat apakah dia akan menjadi starter. Saya juga ingin melihat sikap yang baik dalam latihan, dan dia bisa banyak membantu kami,” tutur Hansi Flick.
”Bernal adalah pemain masa depan klub ini. Itulah yang saya harapkan untuknya. Semoga dia tetap sehat. Dia memberi kami struktur, dia bagus dalam mengontrol bola, dia mengendalikan tempo permainan,” lanjut dia.
Kemenangan atas Levante terasa penting karena datang setelah dua hasil kurang memuaskan melawan Atletico Madrid dan Girona. Barcelona kini punya waktu istirahat satu minggu sebelum menghadapi Villarreal, kesempatan ideal untuk memulihkan energi dan menjaga momentum.
John Herdman Full Senyum! 2 Pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks dan Justin Hubner Cetak Gol di Eropa
Resep Strawberry Cheese Milk, Ide Jualan Takjil Ramadhan yang Segar dan Potensial Laris
Sriwijaya FC Resmi Degradasi ke Liga Nusantara, Ini Deretan Prestasi Laskar Wong Kito
Polemik Panas Terkait Musala di Bekasi Sampai ke DPR, Kini Berakhir Damai
Super Komputer Opta Prediksi 8 Tim yang Lolos Perempat Final Liga Champions UEFA
Resep Bakwan Goreng Ayam Halal, Ide Takjil Gurih yang Bikin Nagih
Rosenior Siap Hadapi PSG, Duel yang Menarik di Babak 16 Besar Liga Champions
Iran Konfirmasi Kematian Pemimpin Tertinggi Negaranya, Ayatollah Ali Khamenei, Usai Serangan Gabungan AS‑Israel
Cedera Frenkie de Jong, Barcelona Hadapi Tantangan Besar!
