Aksi Lloyd Kelly saat Juventus kalah dari Galatasaray. (Dok. Juventus)
JawaPos.com - Lloyd Kelly bakal menjalani laga sulit bersama Juventus melawan Galatasaray di leg kedua babak play-off Liga Champions. Laga tersebut bakal dimainkan di Stadion Allianz, Kamis (26/2).
Wajar jika Lloyd Kelly menyebut laga melawan Galatasaray akan berjalan sulit. Sebab, Juventus tertinggal lima gol dari tim tamu dan harus menang empat gol atau lebih untuk lolos ke babak 16 besar.
"Bermain di depan para penggemar kami sendiri memberi kami keyakinan dan kepercayaan diri. Kami tahu posisi kami dan bahwa ini adalah tugas yang sulit, tetapi kami harus siap untuk pertandingan seperti ini," ucap Lloyd Kelly saat jumpa pers yang dikutip laman resmi Juventus, Rabu (25/2) .
Untuk bisa mencetak lebih banyak gol, Kelly menegaskan bahwa Juventus akan bermain bekerja keras agar bisa mencetak gol. Pemain 27 tahun tersebut akan menunjukkan level permainannya di laga besok.
"Kami tahu pemain yang akan kami hadapi [Victor Osimhen]. Kami telah bekerja keras, dan kami akan berusaha memulai pertandingan dengan benar besok, berharap hasil yang berbeda dari leg pertama. Kami ingin bermain di level tinggi, yang selalu saya upayakan. Kami tahu itu tidak akan mudah, tetapi itu akan menjadi tantangan besar bagi kami untuk dihadapi," kata Kelly.
Eks pemain belakang Timnas Inggris U-21 tersebut sudah beradaptasi dengan baik bersama Juventus. Sebagai pemain baru, Kelly akan terus meningkatkan permainannya.
"Saya bangga dan merasa terhormat bisa bermain untuk klub seperti Juventus. Saya bisa langsung beradaptasi, baik sebagai pemain maupun sebagai pribadi. Saya selalu ingin belajar bagaimana meningkatkan diri, Anda harus selalu fokus dan bertekad. Saya telah mencoba melakukan itu di sini," papar bek tengah 27 tahun tersebut.
Di sisi lain, pelatih Juventus, Luciano Spalletti menjelaskan bahwa Kenan Yildiz masih punya keinginan untuk tetap bermain di laga besok setelah mengalami masalah di betisnya setelah laga kekalahan melawan Como. Selain itu, Gleison Bremer juga bisa bermain menghadapi Galatasaray.
"Yildiz sudah menjadi pemimpin bagi kami, bahkan di usianya yang masih muda. Anda bisa melihatnya dari perilakunya dan bagaimana dia bersikap bahkan ketika keadaan sulit. Dia telah menunjukkan keinginan untuk tetap di sini, dan itu sudah mengangkat posisinya. Dia ingin berada di sini, dan hari ini dia memperjelas hal itu kepada saya saat dia meninggalkan lapangan. Dia ingin terlibat besok dengan cara apa pun, dan hari ini dia berlatih sebagian dengan grup. Gleison [Bremer] akan dipanggil dan dimainkan dalam pertandingan. Dia, seperti Yildiz, memiliki kualitas yang tepat," jelas Luciano Spalletti tentang kondisi para pemainnya.
John Herdman Full Senyum! 2 Pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks dan Justin Hubner Cetak Gol di Eropa
Resep Strawberry Cheese Milk, Ide Jualan Takjil Ramadhan yang Segar dan Potensial Laris
Sriwijaya FC Resmi Degradasi ke Liga Nusantara, Ini Deretan Prestasi Laskar Wong Kito
Polemik Panas Terkait Musala di Bekasi Sampai ke DPR, Kini Berakhir Damai
Super Komputer Opta Prediksi 8 Tim yang Lolos Perempat Final Liga Champions UEFA
Resep Bakwan Goreng Ayam Halal, Ide Takjil Gurih yang Bikin Nagih
Rosenior Siap Hadapi PSG, Duel yang Menarik di Babak 16 Besar Liga Champions
Iran Konfirmasi Kematian Pemimpin Tertinggi Negaranya, Ayatollah Ali Khamenei, Usai Serangan Gabungan AS‑Israel
Cedera Frenkie de Jong, Barcelona Hadapi Tantangan Besar!
