
Granit Xhaka, eks pemain Arsenal yang kini jadi kapten Sunderland. (Dok. Granit Xhaka)
JawaPos.com - Asa Sunderland untuk mengakhiri tren negatif dan kembali ke jalur kemenangan sempat muncul saat menantang tuan rumah Bournemouth. Namun, The Black Cats gagal mencuri tiga poin setelah harus puas bermain imbang 1-1 pada Sabtu (28/2) malam.
Berlangsung di Vitality Stadium, Sunderland sebenarnya memulai pertandingan dengan baik. The Black Cats mampu membuka keunggulan lebih dulu lewat penyerang muda Eliezer Mayenda pada menit ke-18.
Gol itu membuat Sunderland, yang kembali diperkuat dari menit pertama oleh kapten tim Granit Xhaka, makin percaya diri dalam mengontrol pertandingan. Tapi semua itu sirna ketika babak kedua.
Sunderland ditekan oleh tuan rumah Bournemouth yang tersengat gol Mayenda. The Cherries menunjukkan dominasinya rumah dengan total 61% penguasaan bola dan melepaskan 19 tembakan. Sunderland dipaksa bertahan total alias parkir bus.
Gawang tim besutan Regis Le Bris pun jebol di menit ke-64. Evanilson sukses menyamakan kedudukan Bournemouth sekaligus membuyarkan mimpi tiga poin Sunderland di Vitality Stadium.
Hasil ini menyisakan rasa campur aduk untuk Sunderland. Pelatih Regis Le Bris mensyukuri satu poin dari markas Bournemouth karena merasa 1-1 adalah hasil yang adil mengingat The Black Cats digempur habis-habisan.
Di sisi lain, gagal menang setelah unggul lebih dulu terasa menyakitkan. Sunderland masih belum menemukan formula untuk mempertahankan keunggulan. Mereka seolah lupa caranya menang.
“Bournemouth sangat intens – intensitas ini telah dikembangkan selama bertahun-tahun. Mereka bermain agresif dan selalu menyerang. Sangat positif untuk menghadapi situasi ini setelah tiga kekalahan beruntun. Ini bukan soal taktik," kata Le Bris dipetik dari laman resmi klub.
“Ini soal mentalitas, dan hari ini kami menunjukkan bahwa kami memiliki kesempatan untuk memenangkan pertandingan ini, terutama di awal babak kedua. Kami tidak mencetak gol, tetapi pada akhirnya ini adalah poin yang bagus," tambahnya.
Baca Juga:Zinedine Zidane Curi Perhatian di Piala Afrika 2025: Luca Zidane Tampil Solid Disaksikan sang Ayah
Le Bris kemudian menyoroti penampilan Eliezer Mayenda yang mampu mencetak gol untuk Sunderland. Begitu pula dengan perfoma sang kapten Granit Xhaka yang akhirnya bermain lagi sebagai starter.
“(Eliezer) berada di posisi yang tepat di lapangan, jadi sebagai seorang striker Anda harus memanfaatkan peluang, dan dia melakukannya dengan baik hari ini," ucap Le Bris.
“Sementara (Granit) cukup penting karena di liga ini kami perlu memiliki dua atau tiga pemain utama, dan Granit adalah salah satunya bagi kami. Dia memiliki kualitas, tetapi dia juga bisa memberikan kepercayaan diri kepada rekan-rekan setimnya dan mendorong mereka maju," jelasnya menambahkan.
John Herdman Full Senyum! 2 Pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks dan Justin Hubner Cetak Gol di Eropa
Resep Strawberry Cheese Milk, Ide Jualan Takjil Ramadhan yang Segar dan Potensial Laris
Sriwijaya FC Resmi Degradasi ke Liga Nusantara, Ini Deretan Prestasi Laskar Wong Kito
Polemik Panas Terkait Musala di Bekasi Sampai ke DPR, Kini Berakhir Damai
Super Komputer Opta Prediksi 8 Tim yang Lolos Perempat Final Liga Champions UEFA
Resep Bakwan Goreng Ayam Halal, Ide Takjil Gurih yang Bikin Nagih
Rosenior Siap Hadapi PSG, Duel yang Menarik di Babak 16 Besar Liga Champions
Iran Konfirmasi Kematian Pemimpin Tertinggi Negaranya, Ayatollah Ali Khamenei, Usai Serangan Gabungan AS‑Israel
Cedera Frenkie de Jong, Barcelona Hadapi Tantangan Besar!
