Logo JawaPos
Author avatar - Image
06 Oktober 2025, 23.12 WIB

Prioritaskan Pemulihan Bil'asqan Usai Kolaps dan Kejang di Lapangan, Persikad Depok Tanggung Seluruh Perawatan

Pemain Persikad Depok, Bil - Image

Pemain Persikad Depok, Bil

JawaPos.com - Pemilik Persikad Depok, Abdullah Alatas buka suara mengenai insiden horor yang menimpa pemainnya, Bil'asqan Hi Tenang yang kolaps dan kejang di lapangan saat melawan PSPS Pekanbaru. Ia menegaskan manajemen bakal menanggung segala perawatan dan penanganan yang dibutuhkan.

Bil'asqan diketahui mengalami kejadian tak mengenakkan saat membela Persikad melawan PSPS laga lanjutan Grup Barat Championship 2025/2026 di Stadion Pakansari, Cibinong, Jawa Barat, pada Sabtu (4/10) lalu.

Pemain berusia 19 tahun itu terlibat benturan keras saat hendak duel udara dengan Jeferson, pilar asing tim tamu ketika coba menyambut tendangan gawang oleh kiper Persikad, Lutfi Masrohan.

Tabrakan di udara itu sangat keras hingga membuat Bil'asqan terkapar. Bahkan, pemain berposisi winger kanan itu sampai sempat mengalami kejang sehingga harus dilarikan ke rumah sakit dengan ambulans.

Insiden ini menuai sorotan banyak pihak, dan jadi perbincangan publik sepak bola nasional. Sebab kejadian yang menimpa Bil'asqan sangat mengkhawatirkan. Tak sedikit yang menganggap hal seperti itu semestinya tak terjadi.

Abdullah Alatas sebagai pemilik Persikad Depok, mengatakan bahwa insiden yang dialami Bil'asqan sangat serius. Manajemen Serigala Margonda itu pun menaruh perhatian khusus terhadap pemainnya.

"Insiden yang menimpa Bili adalah peristiwa yang sangat serius dan mengancam nyawanya. Beliau bukan hanya pemain yang sangat bertalenta di lapangan namun pribadi yang sangat berkomitmen dan dicintai seluruh rekan-rekan yang di Persikad," kata Abdullah Alatas dalam keterangan resmi Persikad, Senin (6/10).

Abdullah menamnahkan, pemulihan dan keselamatan Bil'asqan saat ini menjadi prioritas utama segenap tim Persikad Depok. Saat ini, hal itu disebut olehnya lebih penting daripada prestasi dan performa Serigala Margonda di Championship 2025/2026. 

"Di atas segalanya, kesehatan dan pemulihan Bili sebagai manusia jauh lebih penting dari apapun, termasuk prestasi dan performa di lapangan," kata Abdullah.

"Kami sebagai manajemen dan pemilik klub Persikad Depok berkomitmen penuh untuk menanggung seluruh tanggung jawab, baik secara finansial maupun praktik terkait dengan penanganan kondisi Bili," tambahnya.

Selain itu, Abdullah Alatas juga menyatakan bahwa tim medis terus memberikan pendampingan dalam pemulihan Bil'asqan. Semuanya dilakukan agar sang pemain bisa pulih dan normal lagi.

"Melalui tim medis kami, kami akan mendampingi seluruh proses rehabilitasi Bili untuk memastikan beliau mendapatkan perawatan yang terbaik dan juga dapat pulih sepenuhnya," katanya.

Per Senin (6/10) hari ini, belum ada perkembangan terbaru terkait kondisi Bil'asqan. Namun terakhir tim medis Persikad sempat mengungkapkan bahwa sang pesepak bola sudah dalam keadaan stabil dan sadar. Namun Bil'asqan masih harus menjalani perawatan intensif.

"Bili saat ini dalam kondisi stabil 90 dengan kesadaran penuh, tapi masih dalam perawatan intensif dengan diagnosa kontusio cerebri (gegar otak)," tutur dokter tim Persikad dr. Ririn Budiarti.

"Saat ini Bili masih dalam perawatan medis di ruang intensif untuk memantau memar pada otak dan perdarahan subdural hematoma yang masih bisa ditangani dengan obat-obatan," tambahnya.

Editor: Hendra
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore