Logo JawaPos
Author avatar - Image
07 Oktober 2025, 22.03 WIB

Pabrik Pemain Muda Jalan Lagi! I.League Umumkan Format Baru Kompetisi EPA Super League 2025/2026

Elite Pro Academy jadi kawah candradimuka pemain masa depan Timnas Indonesia. (Media Persebaya)

 

JawaPos.com — Pabrik pemain muda Indonesia kembali berdenyut. I.League resmi mengumumkan format baru kompetisi Elite Pro Academy (EPA) Super League 2025/2026 yang siap digelar mulai 11 Oktober 2025 mendatang.

Format anyar ini disebut sebagai langkah besar dalam memperkuat sistem pembinaan usia muda di Tanah Air.

I.League menegaskan, pembaruan tersebut dirancang untuk membuat kompetisi semakin kompetitif, terukur, dan mendekati standar profesional.

Seperti musim sebelumnya, ajang ini tetap diikuti tiga kategori usia: U-16, U-18, dan U-20. Namun, musim ini akan menghadirkan suasana yang jauh lebih padat dengan peningkatan jumlah pertandingan yang sangat signifikan.

Jika musim 2024/2025 mencatat total 624 pertandingan, kini jumlahnya melonjak menjadi 903 laga sepanjang musim.

Lonjakan itu bukan tanpa alasan, melainkan hasil dari penerapan format baru yang lebih menantang dan atraktif bagi klub maupun pemain muda.

Untuk pertama kalinya, EPA Super League menggunakan sistem quadra round robin, di mana setiap tim akan bertemu sebanyak empat kali dalam semusim.

Format ini dirancang agar para pemain memiliki lebih banyak menit bermain dan pengalaman kompetitif yang konsisten.

Sistem home and away tetap dipertahankan untuk menjaga keseimbangan persaingan.

Setiap pertandingan akan menggunakan format single match, tanpa sistem dua leg, sehingga setiap laga menjadi kesempatan penting yang tidak bisa disia-siakan.

Pertandingan dijadwalkan secara padat namun teratur, berlangsung setiap akhir pekan dengan konsep double gameweek pada Sabtu dan Minggu.

Skema ini diharapkan mampu menjaga ritme permainan pemain muda sekaligus efisiensi waktu pelaksanaan kompetisi.

Direktur Kompetisi I.League Asep Saputra menegaskan perubahan ini merupakan bentuk keseriusan dalam membangun fondasi sepak bola Indonesia sejak dini.

Menurutnya, jumlah pertandingan yang lebih banyak akan membantu pembinaan menjadi lebih matang dan realistis.

Editor: Edi Yulianto
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore