Logo JawaPos
Author avatar - Image
08 Oktober 2025, 06.06 WIB

Rampung Jalani Sanksi, PSS Sleman Siap Sambut Suporter di Laga Perdana Kontra Kendal Tornado FC

PSS Sleman bersiap menggelar pertandingan dengan penonton setelah menjalani masa hukuman dua laga tanpa penonton. (Instagram @pss_kita)



JawaPos.com - PSS Sleman bersiap menggelar pertandingan dengan penonton setelah menjalani masa hukuman dua laga tanpa penonton di awal kompetisi Pegadaian Championship 2025/2026. Menjelang pertandingan pertama dihadiri oleh suporternya sendiri menghadapi Kendal Tornado FC pada Minggu (12/10), manajemen klub bersama suporter menggelar diskusi terbuka untuk sebuah komitmen menciptakan atmosfer stadion yang positif.

Acara yang berlangsung di Pendopo Omah PSS, Kamis (3/10) sore WIB itu dihadiri perwakilan dua kelompok suporter besar, Brigata Curva Sud (BCS) dan Slemania. Dalam suasana santai namun penuh kekeluargaan ini, kedua belah pihak berdiskusi mengenai berbagai aspek penting mengenai seputar penyelenggaraan pertandingan, mulai dari keamanan, kenyamanan, hingga sistem pembelian tiket.

Diskusi Bangun Sinergi antara Klub dan Suporter

Dikutip dari website pssleman.id, Selasa (7/10), Executive Representative PSS Sleman, Vita Subiyakti, menyampaikan bahwa peran suporter sangat vital dalam menciptakan suasana yang kondusif di stadion. Menurutnya, dukungan positif dari tribun bukan hanya menjadi energi bagi pemain, tetapi juga mencerminkan kedewasaan komunitas suporter Sleman.

"Atmosfer positif di stadion sangat berarti bagi suporter untuk mendukung tim kesayangan secara langsung. Teman-teman suporter juga memberikan banyak masukan agar penyelenggaraan pertandingan lebih rapi, nyaman, dan mudah diakses," ujar Vita usai diskusi.

Lebih lanjut, Vita menjelaskan bahwa diskusi kali ini juga dimanfaatkan untuk sosialisasi harga tiket, sistem pembelian online melalui yesplis.com, serta penerapan e-ticket sebagai upaya modernisasi layanan penonton.

"Kami juga menyampaikan bahwa setiap pembelian tiket otomatis sudah dilengkapi dengan jaminan asuransi, demi keamanan dan kenyamanan penonton. Selain itu, PSS Sleman menegaskan komitmen inklusivitas dengan menyediakan kuota khusus bagi penonton disabilitas melalui komunitas yang telah ditunjuk," tambahnya.

Panpel Siap Wujudkan Laga Kandang yang Aman dan Meriah

Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana Pertandingan (Panpel) PSS Sleman, Ariono, menyambut positif inisiatif diskusi ini. Ia menilai komunikasi terbuka dengan suporter merupakan langkah penting untuk menghindari kesalahpahaman dan membangun hubungan yang harmonis.

"Kami sangat berterima kasih atas masukan dari teman-teman suporter. Sinergi ini penting agar Panpel bisa bekerja lebih baik, serta memastikan penonton merasa aman dan nyaman saat mendukung PSS di stadion," kata Ariono.

Ia juga berharap laga kandang perdana nanti bisa menjadi momentum kebangkitan suasana stadion Maguwoharjo setelah dua laga tanpa penonton. Dengan dukungan langsung dari tribun, semangat para pemain Super Elja diyakini akan berlipat ganda.

Harapan Baru untuk Musim 2025/2026

Kehadiran kembali suporter di stadion menjadi momen yang ditunggu-tunggu. Lebih dari sekadar pertandingan, laga melawan Kendal Tornado FC akan menjadi ajang pembuktian bahwa dukungan penuh dapat berjalan seiring dengan nilai-nilai sportivitas. Manajemen berharap komunikasi yang telah terjalin dengan baik ini bisa terus berlanjut sepanjang musim.

Dengan semangat kebersamaan antara klub, pemain, dan suporter, PSS Sleman bertekad menjadikan setiap laga kandang sebagai pengalaman positif bagi semua pihak. Atmosfer baru ini diharapkan menjadi langkah awal menuju penyelenggaraan pertandingan yang tertib, inklusif, dan berenergi positif.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore