Logo JawaPos
Author avatar - Image
08 Oktober 2025, 18.27 WIB

Harapan Legenda Persebaya Surabaya! Kurniawan Dwi Yulianto Kirim Doa Terbaik untuk Timnas Indonesia

Kurniawan Dwi Yulianto berikan doa yang terbaik untuk Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026. (Instagram @kurniawanqana)

 

JawaPos.com — Bismillah untuk mimpi besar sepak bola Indonesia. Harapan itu datang dari legenda Garuda dan mantan mesin gol Persebaya Surabaya, Kurniawan Dwi Yulianto, yang mengirim doa terbaik bagi Timnas Indonesia jelang duel panas di ronde 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.

“Bismillah kita doakan yang terbaik untuk timnas kita,” ujar Kurniawan dengan nada penuh keyakinan kepada JawaPos.com, Rabu (8/10/2025).

Kalimat sederhana itu menjadi simbol semangat seluruh pencinta sepak bola Tanah Air yang menantikan sejarah besar di Jeddah.

Timnas Indonesia kini hanya tinggal selangkah lagi menuju panggung terbesar dunia.

Skuad asuhan Patrick Kluivert akan berjuang habis-habisan di King Abdullah Sports City Stadium, Jeddah, menghadapi dua raksasa Timur Tengah, Arab Saudi dan Irak.

Format ronde 4 kali ini berbeda dari sebelumnya. Tidak ada sistem kandang-tandang, melainkan mini turnamen berisi tiga negara yang bertanding satu kali saja di venue tuan rumah Arab Saudi.

Dalam format single round-robin ini, setiap tim hanya memainkan dua pertandingan. Posisi teratas di grup akan langsung mengantongi tiket otomatis ke Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.

Indonesia tergabung di Grup B bersama Arab Saudi dan Irak. Grup lainnya diisi Qatar, Uni Emirat Arab, dan Oman, yang akan saling sikut di Grup A.

Hanya dua tim juara grup yang bisa langsung lolos. Sedangkan dua tim runner-up masih punya peluang lewat babak play-off kontinental di ronde 5, sebelum berebut tiket terakhir di play-off interkontinental.

Itu sebabnya, dua laga di Jeddah jadi penentuan hidup-mati bagi Skuad Garuda. Setiap detik di lapangan akan menjadi ujian mental, fisik, dan strategi untuk menulis sejarah baru sepak bola Indonesia.

Duel pertama digelar Kamis, 9 Oktober 2025 pukul 00.15 WIB melawan Arab Saudi. Tiga hari berselang, Minggu, 12 Oktober 2025 pukul 02.30 WIB, Indonesia kembali bertarung menghadapi Irak di tempat yang sama.

Kedua pertandingan ini jadi ujian berat bagi tim dengan ranking FIFA terendah di grup. Indonesia saat drawing berada di peringkat 118 dunia, sedangkan Arab Saudi dan Irak masing-masing di posisi 58 dan 59.

Meski venue disebut netral, King Abdullah Sports City jelas lebih bersahabat bagi Arab Saudi. Dukungan publik lokal akan menggelegar, tapi di situlah ujian mental Garuda sebenarnya dimulai.

Tantangan makin berat karena jadwal Indonesia kurang menguntungkan. Asnawi Mangkualam dkk akan memainkan dua laga lebih dahulu, sedangkan Arab dan Irak bisa menyesuaikan strategi setelah melihat hasil Garuda.

Editor: Edi Yulianto
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore