Marselino Ferdinan saat bela Timnas Indonesia. (Instagram @marselinoferdinan10)
JawaPos.com — Timnas Indonesia menghadapi ujian berat di putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. Dua lawan tangguh, Arab Saudi dan Irak, sudah menanti, sementara salah satu motor serangan utama, Marselino Ferdinan, dipastikan tak bisa tampil.
Kabar absennya Marselino jadi pukulan besar bagi skuad Garuda yang tengah membangun ritme permainan di bawah asuhan Patrick Kluivert.
Gelandang muda berusia 21 tahun itu masih menjalani terapi akibat cedera hamstring yang dideritanya saat melawan Lebanon.
Ketua BTN, Sumardji, memastikan kondisi Marselino belum memungkinkan untuk tampil. Ia menegaskan sang pemain masih fokus pemulihan agar bisa kembali fit 100 persen untuk laga berikutnya.
Meski kehilangan salah satu pemain kunci, Kluivert tak mau larut dalam kekhawatiran.
Pelatih asal Belanda itu telah menyiapkan 28 pemain untuk agenda kali ini dan diyakini sudah menimbang sejumlah opsi pengganti di lini tengah.
Marselino selama ini dikenal sebagai jantung kreativitas Timnas Indonesia. Keberaniannya dalam menembus pertahanan lawan dan kemampuannya mengatur tempo membuat perannya sulit tergantikan.
Namun, absennya pemain KMSK Deinze itu membuka peluang bagi pemain lain untuk unjuk gigi. Tiga nama mencuat sebagai kandidat kuat yang bisa mengisi kekosongan di posisi gelandang serang.
Salah satunya adalah Egy Maulana Vikri. Pemain berpengalaman ini punya kualitas yang mumpuni untuk menanggung beban di lini tengah sekaligus menjadi penggerak serangan.
Egy memiliki visi bermain tajam dan kemampuan membaca ruang dengan sangat baik. Ia juga piawai mengirim umpan terobosan dan memecah kebuntuan dengan dribel cepat serta kelincahan khasnya.
Selama membela Timnas, Egy kerap menunjukkan insting menyerang tinggi dan determinasi besar. Pengalamannya di level internasional menjadi modal penting bagi Kluivert untuk tetap menjaga agresivitas tim meski tanpa Marselino.
Selain Egy, ada nama Eliano Reijnders yang sedang naik daun bersama Persib Bandung. Gelandang serba bisa ini tampil konsisten di Liga 1 dan sering melakukan penetrasi ke jantung pertahanan lawan.
Eliano dikenal punya gaya main dinamis yang mengingatkan pada sosok Marselino. Ia mampu bermain sebagai gelandang box-to-box, menghubungkan lini belakang dan depan dengan aliran bola yang rapi.
Kecerdasannya dalam membaca arah permainan membuatnya bisa menjadi pengatur tempo baru di tengah lapangan.
John Herdman Full Senyum! 2 Pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks dan Justin Hubner Cetak Gol di Eropa
Resep Strawberry Cheese Milk, Ide Jualan Takjil Ramadhan yang Segar dan Potensial Laris
Sriwijaya FC Resmi Degradasi ke Liga Nusantara, Ini Deretan Prestasi Laskar Wong Kito
Polemik Panas Terkait Musala di Bekasi Sampai ke DPR, Kini Berakhir Damai
Super Komputer Opta Prediksi 8 Tim yang Lolos Perempat Final Liga Champions UEFA
Resep Bakwan Goreng Ayam Halal, Ide Takjil Gurih yang Bikin Nagih
Rosenior Siap Hadapi PSG, Duel yang Menarik di Babak 16 Besar Liga Champions
Iran Konfirmasi Kematian Pemimpin Tertinggi Negaranya, Ayatollah Ali Khamenei, Usai Serangan Gabungan AS‑Israel
Cedera Frenkie de Jong, Barcelona Hadapi Tantangan Besar!
