Logo JawaPos
Author avatar - Image
10 Oktober 2025, 21.27 WIB

Hasil dan Bukti Teruji! Menguak Cara Persija Development Mengasah Pemain Masa Depan Timnas Indonesia

Pesepak bola Timnas Indonesia U-23 asal Persija Jakarta Dony Tri Pamungkas. (Dery Ridwansah/JawaPos.com) - Image

Pesepak bola Timnas Indonesia U-23 asal Persija Jakarta Dony Tri Pamungkas. (Dery Ridwansah/JawaPos.com)

JawaPos.com-Persija Jakarta dikenal sebagai klub Indonesia dengan akademinya jadi salah satu yang terbaik. Namanya Persija Development, yang sudah terbukti menghasilkan banyak pemain kualitas tinggi berlevel tim nasional.

Pemain jebolan Persija Development sudah teruji di kancah sepak bola nasional sampai sekarang. Saat ini bakat muda paling mencuri perhatian adalah Dony Tri Pamungkas, pemain kelahiran Boyolali yang jadi langganan Timnas Indonesia.

Dony yang bergabung dengan Persija Development pada 2020, berkembang dengan cukup pesat. Dia langsung masuk tim utama Persija Jakarta setahun berikutnya dan langganan Timnas Indonesia kelompok usia.

Bahkan Dony Tri sudah pernah memainkan pertandingan bareng Timnas Indonesia senior. Dia sudah duduk di bangku cadangan pada 2023 sebelum akhirnya debut di Piala AFF 2024 pada akhir tahun lalu.

Nama Dony Tri pun hingga kini jadi andalan Timnas Indonesia U-20 dan U-23. Dia terus dapat pemanggilan skuad Garuda Muda sekaligus membuktikan kualitasnya yang mentereng.

Tapi, Dony Tri hanya satu dari sekian banyak talenta muda berbakat jebolan Persija Development. Akademi Macan Kemayoran itu sudah banyak menghasilkan banyak pemain berkualitas. 

Ricky Nelson selaku Persija Youth Development Director, mengatakan bahwa Persija memang berbeda dengan akademi lain. Akademinya ini sejak awal sudah berfokus pada kualitas individu agar pemain layak masuk tim utama. 

"Saya kurang tahu sih bagaimana akademi lain. Tapi kami selalu melihat akademi yang maju di Eropa seperti Ajax, lalu di Spanyol seperti Valencia, Barcelona, dan beberapa akademi yang memang konsisten dengan tujuan bahwa pemain muda itu bukan meraih juara pada usia mudanya," tutur Ricky Nelson saat dihubungi JawaPos.com.

"Tapi lebih kepada bagaimana akademi sebagai jalan memproses mereka menuju tim utama. Jadi menuju tim utama Persija, yang mungkin jadi fokusnya di situ. Fokus akademi Persija adalah fokus pada pemain, pengembangan individu pemain," tambah dia.

Ricky menjelaskan, visi dan misi dasar itu yang membuat Persija kini bisa menghasilkan banyak pemain muda berbakat dengan kualitas individu mumpuni.

"Dari situlah kita bergerak, membuat akademi ini dengan fokus pada pemain maka treatmentnya lebih banyak kepada individu, memperhatikan individu. Itu yang kami lakukan," terang dia.

Persija Development diketahui punya sejumlah unit untuk mengasah para pemain muda. Yakni Persija Soccer School, Persija Academy Boarding School, Persija Elite Pro Academy dan Sekolah Pelatih Persija. 

Di samping itu, Persija Development juga kerap menggelar Young Tiger League. Liga Sepakbola Anak U10-12-14 sebagai ajang berkompetisi, belajar dan bergembira! Misi akademi tersebut adalah menjadikan Jakarta, kota-nya Persija.

Lebih jelasnya, Persija Soccer School adalah program pembinaan penunjang untuk mempersiapkan pemain muda U10-U16 untuk naik ke Persija Elite Pro Academy (EPA). Bisa dibilang unit ini pintu masuk menuju ke level elite sepakbola Indonesia.

Persija Soccer School menerapkan metodologi latihan yang sama dengan Persija EPA, di mana seluruh program terintegrasi sebagai jenjang untuk menuju ke tim profesional Persija Jakarta.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore