Logo JawaPos
Author avatar - Image
11 Oktober 2025, 02.20 WIB

Kondisi Terbaru Koko Ari! Persebaya Surabaya Berpotensi Masih Kehilangan Jasanya Kala Lawan Persija Jakarta

Koko Ari sedang jalani latihan bersama Persebaya Surabaya jelang hadapi Persija Jakarta. (Persebaya Surabaya) - Image

Koko Ari sedang jalani latihan bersama Persebaya Surabaya jelang hadapi Persija Jakarta. (Persebaya Surabaya)

JawaPos.com — Kabar gembira datang dari kubu Persebaya Surabaya jelang bigmatch pekan ke-9 Super League 2025/2026 melawan Persija Jakarta. Setelah enam bulan menepi karena cedera, bek kanan tangguh Koko Ari Araya akhirnya kembali bergabung dalam sesi latihan utama Green Force.

Cedera otot paha yang dialaminya saat masih membela Madura United FC pada awal April 2025 silam membuatnya harus absen panjang dari lapangan.

Kini, pemain berusia 25 tahun itu mulai menapaki fase akhir pemulihan dan terlihat antusias mengikuti latihan reguler di bawah arahan Eduardo Perez.

Kembalinya Koko Ari tentu menjadi kabar melegakan bagi publik Surabaya yang merindukan aksinya di sisi kanan pertahanan.

Sosoknya dikenal memiliki kecepatan, agresivitas, serta determinasi tinggi yang selalu memberi warna dalam permainan Persebaya Surabaya.

Meski begitu, peluang Koko tampil saat melawan Persija di Stadion Gelora Bung Tomo, Sabtu (18/10/2025), tampaknya masih sangat kecil. Pelatih Eduardo Perez memastikan sang pemain belum sepenuhnya siap untuk turun bertanding.

"Tentu saja, Koko sedang dalam proses pemulihan cedera. Tapi kami sangat senang dengan kemajuannya," ujar pelatih berusia 48 tahun tersebut.

Menurut Eduardo, pihaknya tak ingin mengambil risiko sedikit pun dengan memaksa sang bek tampil terlalu cepat.

Keputusan akhir sepenuhnya akan ditentukan oleh tim medis Persebaya Surabaya yang terus memantau kondisi sang pemain dari hari ke hari.

“Tidak, Koko belum siap untuk bermain. Tapi dia pasti akan kembali segera. Saya tidak tahu, ini adalah satu-satunya pertanyaan yang perlu Anda tanyakan kepada tim medis,” tegas Eduardo menambahkan.

Kehati-hatian itu bisa dimaklumi mengingat cedera otot paha yang dialami Koko tergolong rentan kambuh bila dipaksakan.

Pelatih asal Spanyol itu lebih memilih menunggu hingga kondisi anak asuhnya benar-benar pulih agar tak kehilangan tenaga penting di pertengahan musim.

Meski belum bisa dimainkan, kehadiran Koko di sesi latihan memberi efek positif bagi atmosfer tim. Kehadirannya menjadi suntikan moral penting bagi rekan setim yang tengah berjuang mengembalikan konsistensi performa Green Force.

Eduardo Perez menilai, semangat dan pengalaman Koko di level atas bisa menjadi inspirasi bagi pemain muda Persebaya Surabaya lainnya. Sosoknya bukan hanya penting secara teknis, tapi juga secara mentalitas di ruang ganti.

Persebaya Surabaya memang sedang dalam masa transisi dan membutuhkan pemain dengan karakter kuat di lini belakang.

Editor: Hendra
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore