Mario Lemos memimpin latihan Persijap Jepara. (Instagram @coachmariolemos)
JawaPos.com - Head Coach Persijap Jepara, Mario Lemos, menyambut positif adanya jeda kompetisi karena agenda FIFA Matchday.
Menurutnya, waktu istirahat ini menjadi kesempatan berharga bagi tim berjuluk Laskar Kalinyamat untuk memperbaiki performa dan melakukan evaluasi menyeluruh setelah hasil kurang memuaskan di dua laga terakhir.
“Jeda ini memberikan kami lebih banyak waktu untuk berlatih dan mempersiapkan tim. Itu sesuatu yang memang kami butuhkan setelah dua pertandingan terakhir,” ujar Lemos dikutip dari website www.persijap.id, Sabtu (11/10/2025).
Pelatih berpaspor Portugal dan Kanada itu menilai, ritme kompetisi yang padat membuat evaluasi sering kali tidak bisa dilakukan secara maksimal. Karena itu, masa istirahat singkat ini ia manfaatkan untuk memperbaiki beberapa aspek permainan, terutama dalam hal koordinasi lini belakang dan transisi serangan.
Selama masa jeda, Persijap dijadwalkan menjalani beberapa sesi latihan tambahan di Jepara. Fokus latihan tidak hanya pada taktik, tetapi juga peningkatan fisik serta kekompakan antar pemain. Lemos menegaskan, konsistensi menjadi kunci agar Persijap bisa tampil lebih stabil di laga-laga berikutnya.
“Kami menggunakan waktu ini untuk memperkuat kerja sama antarpemain dan memperbaiki detail permainan. Setiap sesi latihan kami rancang agar pemain bisa memahami filosofi bermain dengan lebih baik,” tambahnya.
Di sisi lain, salah satu pemain andalan Persijap, Yakubu, sedang bergabung dengan Timnas Niger untuk agenda internasional. Meski sempat kehilangan satu pilar penting, Lemos memandang hal tersebut bukan masalah besar. Ia justru melihatnya sebagai peluang bagi pemain lain untuk menunjukkan kemampuan mereka.
“Yakubu saat ini bersama Timnas Niger. Ini memberi peluang bagi kami untuk melihat pemain lain bermain di posisinya. Namun, jika semuanya berjalan lancar, Yakubu akan kembali pada 14 Oktober dan siap bermain melawan Bali,” jelas Lemos.
Pelatih berlisensi AFC Pro tersebut menegaskan bahwa absennya beberapa pemain maupun jeda kompetisi tidak memengaruhi fokus tim. Sebaliknya, ia menganggap waktu ini sebagai momen tepat untuk “mereset” tim dan membangun kembali semangat kompetitif para pemain.
“Kadang tim butuh waktu untuk berhenti sejenak, menilai apa yang kurang, dan memperbaikinya. Bagi kami, jeda ini bukan waktu berlibur, tapi kesempatan untuk tumbuh,” tutupnya.
Dengan semangat baru dan persiapan matang, Persijap Jepara diharapkan bisa tampil lebih solid saat kompetisi kembali bergulir. Para pendukung tentu menantikan performa terbaik Laskar Kalinyamat di laga selanjutnya.
John Herdman Full Senyum! 2 Pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks dan Justin Hubner Cetak Gol di Eropa
Resep Strawberry Cheese Milk, Ide Jualan Takjil Ramadhan yang Segar dan Potensial Laris
Sriwijaya FC Resmi Degradasi ke Liga Nusantara, Ini Deretan Prestasi Laskar Wong Kito
Polemik Panas Terkait Musala di Bekasi Sampai ke DPR, Kini Berakhir Damai
Super Komputer Opta Prediksi 8 Tim yang Lolos Perempat Final Liga Champions UEFA
Resep Bakwan Goreng Ayam Halal, Ide Takjil Gurih yang Bikin Nagih
Rosenior Siap Hadapi PSG, Duel yang Menarik di Babak 16 Besar Liga Champions
Iran Konfirmasi Kematian Pemimpin Tertinggi Negaranya, Ayatollah Ali Khamenei, Usai Serangan Gabungan AS‑Israel
Cedera Frenkie de Jong, Barcelona Hadapi Tantangan Besar!
