
Potret Kas Hartadi. (Instagram/kas.hartadi99)
JawaPos.com - PSMS Medan kembali gagal memanfaatkan keuntungan sebagai tuan rumah pada lanjutan Championship 2025/2026. Ayam Kinantan ditahan Persikad Depok dengan skor 1-1 di Stadion Utama Sumatera Utara, Batangkuis, Deliserdang, Sabtu (11/10/2025).
Pada pertandingan ini, PSMS mendapat perlawanan sengit dari Persikad Depok. Bahkan, tim tamu sedikit mendominasi pada awal babak pertama.
Namun secara perlahan, PSMS mulai bangkit dan memberi perlawanan kepada Persikad. Beberapa peluang diperoleh PSMS di babak pertama, namun buruknya penyelesaian akhir membuat tuan rumah gagal mencetak gol. Babak pertama berakhir imbang tanpa gol.
Tensi permainan semakin tinggi di babak kedua. PSMS mencoba menekan pertahanan Persikad. Filipe Cadenazzi memiliki peluang emas, namun gagal diselesaikan menjadi gol.
Setelah berkali-kali berusaha, PSMS akhirnya memecah kebuntuan di menit ke-77. Kemelut di depan gawang Persikad berhasil dimanfaatkan Ari Maring menjadi gol. PSMS unggul 1-0.
Pada menit ke-80, pertandingan terpaksa dihentikan karena hujan deras melanda stadion. Drainase lapangan tidak mampu menampung air hujan.
Ketika genangan air telah surut, pertandingan dilanjutkan kembali. Tambahan waktu menjadi 17 menit. Pada injury time, Persikad Depok akhirnya menyamakan kedudukan melalui Enzo Celestine memanfaatkan umpan dari Nico Sitepu.
Gol itu membuat Pelatih PSMS Kas Hartadi merubah strategi. Rotasi dilakukan dengan memasukkan Rudiyana menggantikan Vitor Barata. Namun perubahan itu tidak memberikan efek. Pertandingan berakhir dengan skor 1-1.
Hasil imbang ini membuat PSMS kembali gagal meraih kemenangan di kandang. Sebelumnya mereka juga dikalahkan Persekat Tegal pada pertandingan pertama di Stadion Utama Sumatera Utara.
Pelatih PSMS Kas Hartadi tidak berbicara banyak dengan hasil ini. Dia hanya mohon maaf kepada warga Medan karena gagal meraih kemenangan.
"Mohon maaf pada warga Medan dan suporter. Nah untuk Felipe Cadenazi memang floating di depan gawang karena dia unggul bola-bola atas. Sekali lagi saya mohon maaf pada suporter dan warga Medan," ujar Kas Hartadi usai pertandingan.
Sedangkan Persikad Depok mengaku senang dengan hasil imbang ini. Apalagi mereka sempat bermain 10 pemain karena kartu merah.
"Alhamdulillah, satu poin sangat berharga. Apresiasi dengan 10 pemain. Dengan 10 pemain, sepakbola bukan hanya taktik dan strategi tapi juga psikologis," ungkap Pelatih Persikad Depok Ridwan Saragih.
Ridwan mengkritisi pengamanan, karena kipernya sempat diganggu suporter. "Soal pengamanan perlu ditingkatkan. Kiper saya diganggu suporter," tegasnya. (dek)
John Herdman Full Senyum! 2 Pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks dan Justin Hubner Cetak Gol di Eropa
Resep Strawberry Cheese Milk, Ide Jualan Takjil Ramadhan yang Segar dan Potensial Laris
Sriwijaya FC Resmi Degradasi ke Liga Nusantara, Ini Deretan Prestasi Laskar Wong Kito
Polemik Panas Terkait Musala di Bekasi Sampai ke DPR, Kini Berakhir Damai
Super Komputer Opta Prediksi 8 Tim yang Lolos Perempat Final Liga Champions UEFA
Resep Bakwan Goreng Ayam Halal, Ide Takjil Gurih yang Bikin Nagih
Rosenior Siap Hadapi PSG, Duel yang Menarik di Babak 16 Besar Liga Champions
Iran Konfirmasi Kematian Pemimpin Tertinggi Negaranya, Ayatollah Ali Khamenei, Usai Serangan Gabungan AS‑Israel
Cedera Frenkie de Jong, Barcelona Hadapi Tantangan Besar!
