Pelatih Persib Bojan Hodak memilih fokus pada pemulihan fisik dan kekompakan tim ketimbang menggelar uji coba selama jeda FIFA Matchday. (Dok. Persib)
JawaPos.com - Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, menegaskan timnya tidak boleh meremehkan PSBS Biak jelang pertemuan keduanya pada pekan kesembilan Super League 2025/2026 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Jumat (17/10).
Hodak menilai laga ini akan menjadi ujian serius karena PSBS dipastikan tampil dengan motivasi berlipat saat menghadapi sang juara bertahan.
“Setiap tim akan selalu termotivasi ketika bertemu Persib karena kami adalah juara dua kali beruntun dan setiap tim ingin menjadi juara. Jadi, ini hal yang normal,” ujar pelatih asal Kroasia itu.
Persib Bandung datang ke pertandingan ini dengan status tim unggulan setelah menjuarai dua musim terakhir dan memulai kompetisi dengan performa solid. Namun, Hodak menyadari tim-tim lawan cenderung bermain lebih agresif dan berani ketika berhadapan dengan Maung Bandung.
Pelatih berusia 54 tahun itu mengatakan bahwa tantangan terbesar bukan hanya kualitas lawan, tetapi juga mental dan fokus para pemainnya agar tidak terlena dengan status juara.
Menurutnya, setiap pertandingan tandang menghadirkan risiko tersendiri, terutama menghadapi PSBS yang belakangan menunjukkan peningkatan performa signifikan.
“Mereka memang tidak memulai musim dengan baik, tapi dalam empat laga terakhir, mereka sudah bermain lebih baik. Ini akan sulit, tapi saya harap kami bisa mendapat hasil yang positif,” tambah Hodak.
PSBS Biak, yang kini dilatih Divaldo Da Silva Teixeira Alves, sempat kesulitan pada awal musim dengan beberapa hasil minor. Namun, dalam empat pertandingan terakhir, mereka mulai menemukan bentuk permainan yang lebih stabil. Kombinasi pemain muda dan pengalaman dari beberapa rekrutan asing mulai memberi dampak terhadap gaya bermain tim asal Papua itu.
Divaldo dikenal dengan pendekatan menyerang cepat dan pressing tinggi, strategi yang kerap merepotkan lawan yang lebih dominan dalam penguasaan bola, termasuk tim seperti Persib yang mengandalkan build-up terstruktur dari lini belakang.
Hodak, yang dikenal sebagai pelatih berorientasi taktik dan kedisiplinan, menegaskan bahwa Persib harus tetap bermain dengan karakter dan kesabaran mereka sendiri. Fokus, kata dia, menjadi kunci utama agar tidak kehilangan ritme permainan.
Selain faktor motivasi PSBS, Hodak juga mewaspadai kondisi fisik para pemainnya setelah jadwal padat. Persib baru saja menyelesaikan dua laga berat di Bandung, sehingga rotasi pemain kemungkinan kembali dilakukan.
Beberapa nama seperti Beckham Putra dan Marc Klok disebut-sebut akan kembali diandalkan untuk menjaga keseimbangan permainan di lini tengah. Di lini belakang, Federico Barba diperkirakan dapat diturunkan untuk mengantisipasi kecepatan para penyerang PSBS.
“Kami tahu ini laga yang tidak mudah. Tapi, jika kami bisa bermain dengan disiplin dan fokus, saya yakin kami akan mendapat hasil baik,” ujarnya.
Dengan catatan lima kemenangan dari delapan laga awal, Persib masih bersaing di posisi tiga besar. Sementara PSBS berusaha menjauh dari zona bawah. Pertemuan ini menjadi peluang bagi Maung Bandung untuk memperkuat ambisi mempertahankan gelar sekaligus menguji konsistensi mereka menghadapi tekanan tim-tim yang bermain tanpa beban.
John Herdman Full Senyum! 2 Pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks dan Justin Hubner Cetak Gol di Eropa
Resep Strawberry Cheese Milk, Ide Jualan Takjil Ramadhan yang Segar dan Potensial Laris
Sriwijaya FC Resmi Degradasi ke Liga Nusantara, Ini Deretan Prestasi Laskar Wong Kito
Polemik Panas Terkait Musala di Bekasi Sampai ke DPR, Kini Berakhir Damai
Super Komputer Opta Prediksi 8 Tim yang Lolos Perempat Final Liga Champions UEFA
Resep Bakwan Goreng Ayam Halal, Ide Takjil Gurih yang Bikin Nagih
Rosenior Siap Hadapi PSG, Duel yang Menarik di Babak 16 Besar Liga Champions
Iran Konfirmasi Kematian Pemimpin Tertinggi Negaranya, Ayatollah Ali Khamenei, Usai Serangan Gabungan AS‑Israel
Cedera Frenkie de Jong, Barcelona Hadapi Tantangan Besar!
