Logo JawaPos
Author avatar - Image
17 Oktober 2025, 01.47 WIB

Utak-atik Pelatih Anyar Timnas Indonesia: 5 Nama Ini yang Bisa Jadi Alternatif Gantikan Kluivert

Bernardo Tavares siap bawa PSM Makassar kalahkan tim tamu Persebaya Surabaya di Parepare, Minggu (31/8/2025). (Media PSM) - Image

Bernardo Tavares siap bawa PSM Makassar kalahkan tim tamu Persebaya Surabaya di Parepare, Minggu (31/8/2025). (Media PSM)

JawaPos.com-PSSI resmi mengakhiri kerja sama lebih awal dengan Patrick Kluivert sebagai pelatih timnas Indonesia pada Kamis, menyusul kegagalannya membawa Indonesia ke Piala Dunia 2026, meski sebelumnya Kluivert dikontrak selama dua tahun per Januari.

Kegagalan Kluivert terjadi pada babak Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia putaran keempat Grup B. Di babak ini, Indonesia gugur karena menelan dua kekalahan. Pertama dari Arab Saudi dengan skor 2-3 dan kedua dari Irak dengan skor 0-1.

Publik banyak menyebut nama Shin Tae-yong untuk kembali mengarsiteki timnas Indonesia, setelah kursi pelatih utama ini ditinggalkan Kluivert. Namun, jika bukan sosok asal Korea Selatan itu, siapa pelatih yang pantas menjadi nakhoda tim Garuda?

Berikut daftar lima pelatih yang bisa menggantikan Kluivert di timnas Indonesia:

Jesus Casas

Nama pertama yang bisa menggantikan Kluivert adalah Jesus Casas. Casas pelatih asal Spanyol yang sudah mengenal kultur sepak bola Asia, setelah dirinya pernah melatih timnas Irak selama hampir tiga tahun, mulai November 2022 sampai Maret 2025.

Bersama Singa Mesopotamia, Casas memimpin tim dalam 33 pertandingan dengan catatan 20 kemenangan, empat seri, dan sembilan kekalahan. Transfermarkt mencatat, rata-rata poin per pertandingannya adalah 1,94 poin.

Di bawah kendalinya, Irak mencetak 75 gol dan kebobolan 51 gol. Ia mempersembahkan satu trofi, yaitu Piala Teluk 2022/2023.

Casas yang kini berusia 51 tahun adalah pelatih berpengalaman di Eropa. Hal ini dikarenakan sebelum menjadi pelatih kepala, ia pernah menjadi asisten pelatih timnas Spanyol di tiga era, yaitu Luis Enrique (31 laga), Roberto Moreno (10 laga), dan Luis de la Fuente (1 laga).

Sebelum bersama timnas Spanyol, Casas menjadi bagian keberhasilan FC Barcelona di bawah asuhan Luis Enrique meraih sembilan trofi bergengsi, termasuk treble winner musim 2014/2015. Kala itu, ia berperan sebagai Match Analyst.

Srecko Katanec

Pelatih asal Slovenia ini menjadi pelatih kedua yang bisa menggantikan Kluivert. Seperti Casas, Srecko Katanec juga mengenal sepak bola Asia.

Sebelum menganggur, pelatih 62 tahun ini adalah nakhoda tim Uzbekistan selama hampir empat tahun mulai 12 Agustus 2021 sampai 22 Januari 2025. Bersama Uzbekistan, ia mencatatkan 26 kemenangan, delapan seri, dan delapan kekalahan dari 42 pertandingan. Statistik ini membuat Uzbekistan meraih 2,05 poin dalam rata-rata poin yang didapatkannya per pertandingan.

Katanec, sebelum ke Uzbekistan, juga pernah menjadi pelatih Irak pada September 2018 sampai Juni 2021. Bersama mereka, Irak dibawanya meraih 20 kemenangan, 11 imbang, dan enam kekalahan dalam 27 pertandingan.

Osmar Loss

Editor: Dinarsa Kurniawan
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore