Logo JawaPos
Author avatar - Image
17 Oktober 2025, 23.38 WIB

PSSI Tak Boleh Bersantai! November Ada FIFA Matchday, Harus Segera Cari Pelatih Baru Timnas Indonesia

Pemain Timnas Indonesia Miliano Jonathans berebut bola dengan pemain Lebanon dalam International Friendly Match di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, kemarin (8/9). (Riana Setiawan/Jawa Pos) - Image

Pemain Timnas Indonesia Miliano Jonathans berebut bola dengan pemain Lebanon dalam International Friendly Match di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, kemarin (8/9). (Riana Setiawan/Jawa Pos)

JawaPos.com - Pekerjaan rumah menanti Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) setelah mengakhiri kerja sama dengan Patrick Kluivert. Federasi harus segera mencari pelatih baru Timnas Indonesia mengingat ada jeda internasional FIFA Matchday pada November mendatang.

PSSI telah berpisah jalan dengan Patrick Kluivert sebagai pelatih Timnas Indonesia. Keputusan itu diambil setelah kedua belah pihak secara resmi menyepakati pengakhiran kerja sama lebih awal melalui mekanisme mutual termination.

Kerja sama antara PSSI dan Patrick Kluivert ini berakhir lebih cepat dari yang seharusnya. Sebelumnya kedua pihak bersepakat dengan durasi dua tahun alias sampai 2027.

"Penghentian kerja sama ini dilakukan atas dasar persetujuan kedua pihak, dengan mempertimbangkan dinamika internal dan arah strategis pembinaan tim nasional ke depan," demikian pengumuman PSSI, Kamis (16/10).

Keputusan ini muncul menyusul kegagalan Timnas Indonesia lolos ke Piala Dunia 2026. Skuad Garuda harus mengubur mimpinya karena menelan dua kekalahan di putaran keempat kualifikasi dan jadi juru kunci grup B. Masing-masing dari Arab Saudi (2-3) dan Irak (0-1).

Kepergian Patrick Kluivert membuat tim kepelatihan Timnas Indonesia kini kosong. Sebab legenda sepak bola Belanda itu tidak angkat kaki sendirian. Para asisten pelatih bahkan jajaran tim kepelatihan lainnya juga berpisah dan meninggalkan skuad Garuda.

Di sisi lain, PSSI juga tak langsung mengumumkan sosok pengganti Patrick Kluivert di Timnas Indonesia. Termasuk pelatih sementara atau karteker belum diumumkan.

Padahal, agenda Timnas Indonesia pada tahun ini belum sepenuhnya selesai. Masih ada satu jeda internasional atau FIFA Matchday yang dimiliki. Yakni pada 10-18 November 2025, yang merupakan agenda tim nasional terakhir seluruh negara pada tahun ini.

Jika berkaca pada periode-periode sebelumnya, karteker ditempati oleh pelatih lokal. Hal ini sudah terjadi sejak 2018, tepat setelah Luis Milla dipecat. Saat itu PSSI menunjuk Bima Sakti Tukiman sebagai karteker. Bima kebetulan asisten pelatih lokal Milla.

Masa bakti Bima Sakti sebagai karteker pun tak panjang. Dia hanya memimpin Garuda selama 70 hari dengan memainkan 7 pertandingan, termasuk Piala AFF 2019.

PSSI baru mengumumkan pelatih baru pada 1 Januari 2019. Adalah Simon McMenemy yang ditunjuk untuk jadi juru taktik Timnas Indonesia berikutnya. Tapi pelatih asal Skotlandia itu kemudian dipecat pada November 2019.

Setelah itu federasi memercayakan posisi pelatih sementara kepada Yeyen Tumena. Masa jabatannya pun sangat singkat karena hanya 46 hari dan memainkan satu pertandingan Kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Asia.

Saat itu Timnas Indonesia besutan Yeyen Tumena kalah 2-0. Dia pun menyelesaikan tugasnya pada 31 Desember 2019.

Pelatih anyar tetap baru diumumkan PSSI pada 8 Januari 2020. Shin Tae-yong saat itu didatangkan dengan rekam jejak membawa Timnas Korea Selatan tampil di Piala Dunia 2018.

Bersama Shin Tae-yong lah Timnas Indonesia terbang tinggi. Total 1.825 hari atau lima tahun juru taktik asal Korea itu menangani Garuda sebelum akhirnya langsung diganti oleh Patrick Kluivert.

Editor: Hendra
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore