
Ucapan perpisahan Persikad Depok kepada Ridwan Saragih. (IG: @Persikad)
JawaPos.com–Persikad Depok mengawali Pegadaian Championship 2025/2026 dengan hasil yang kurang maksimal. Tim berjuluk Serigala Margonda ini hanya mampu menempati posisi ke-8 dari 10 tim di grup A.
Padahal, Persikad harus menempati posisi pertama jika ingin promosi ke Liga Super musim depan, atau berada di posisi kedua untuk memperebutkan satu tiket promosi melalui jalur playoff.
Sayangnya, realita yang terjadi di lapangan tidak berjalan manis. Alih-alih bersaing untuk promosi, Enzo Celestine dan kawan-kawan kini justru malah berjuang agar tidak terdegradasi musim depan.
Tim yang berada di posisi terbawah di grup A akan langsung degradasi ke Liga Nusantara musim depan. Sementara itu, Persikad Depok hanya berada satu posisi dari peringkat 9, yang harus menalani laga hidup-mati di playoff degradasi.
Persikad Depok saat ini baru mengumpulkan 6 poin dari 6 pertandingan yang sudah mereka jalani. Mereka hanya mampu meraih 1 kemenangan dan 3 hasil imbang, disertai dengan 2 kekalahan.
Terakhir, Persikad ditumbangkan Persiraja Banda Aceh. Padahal, Serigala Margonda bermain di kandang sendiri dan sang lawan bermain dengan 10 pemain.
Hasil tersebut membuat manajemen Persikad mengambil langkah mengejutkan pada Kamis (23/10). Manajemen Serigala Margonda mengumumkan mereka berpisah dengan Ridwan Saragih, yang sebelumnya menjabat sebagai pelatih tim ini.
“Persikad Depok mengumumkan bahwa per hari ini Klub memutuskan untuk berpisah melalui kesepakatan bersama dengan pelatih kepala Ridwan Saragih,” ujar Persikad melalui akun Instagram resminya.
Melalui akun Instagram resminya, Persikad menjelaskan kedua pihak sepakat kalau pengakhiran kerja sama ini menjadi keputusan yang terbaik bagi kedua pihak.
“Setelah berdiskusi dengan baik selama beberapa hari terakhir dan setelah mempertimbangkan dengan saksama, pihak Klub dan ???????????????????? Ridwan sepakat bahwa ini adalah keputusan terbaik bagi kedua belah pihak,” lanjut Persikad.
Dalam akun Instagram resmi klub, Persikad tidak lupa memberikan ucapan terima kasih kepada Saragih, dan berharap yang terbaik bagi karir sang eks pelatih di masa depan.
“Kami ingin mengucapkan terima kasih kepada ???????????????????? RS atas dedikasi selama menjadi bagian dari keluarga Persikad dan berharap yang terbaik untuk karier sang pelatih selanjutnya,” tulis Persikad.
Sebelumnya, Ridwan Saragih meminta maaf akibat kekalahan Persikad atas Persiraja. Pelatih yang akrab disapa coach RS ini menjelaskan kalau performa anak asuhnya pada babak pertama di laga tersebut jauh di bawah performa.
“Ini bukan hasil yang kami harapkan, kami tampil di bawah performa pada babak pertama. Saya mohon maaf pada seluruh suporter Persikad, kami akan dan harus bangkit di laga-laga selanjutnya,” ucap Ridwan Saragih pada akun Instagram resmi klub.
Tanpa kehadiran Ridwan Saragih, Persikad Depok akan melanjutkan perjalananya di Pegadaian Championship 2025/26 dengan menghadapi Garudayaksa FC pada Minggu (26/10). Pihak klub belum memberikan keterangan resmi tentang siapa yang akan menggantikan Saragih sebagai pelatih tim utama.
John Herdman Full Senyum! 2 Pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks dan Justin Hubner Cetak Gol di Eropa
Resep Strawberry Cheese Milk, Ide Jualan Takjil Ramadhan yang Segar dan Potensial Laris
Sriwijaya FC Resmi Degradasi ke Liga Nusantara, Ini Deretan Prestasi Laskar Wong Kito
Polemik Panas Terkait Musala di Bekasi Sampai ke DPR, Kini Berakhir Damai
Super Komputer Opta Prediksi 8 Tim yang Lolos Perempat Final Liga Champions UEFA
Resep Bakwan Goreng Ayam Halal, Ide Takjil Gurih yang Bikin Nagih
Rosenior Siap Hadapi PSG, Duel yang Menarik di Babak 16 Besar Liga Champions
Iran Konfirmasi Kematian Pemimpin Tertinggi Negaranya, Ayatollah Ali Khamenei, Usai Serangan Gabungan AS‑Israel
Cedera Frenkie de Jong, Barcelona Hadapi Tantangan Besar!
