Logo JawaPos
Author avatar - Image
25 Oktober 2025, 00.35 WIB

3 Kartu Merah, 0 Gol! Ernando Ari Kerja Bakti, Persebaya Surabaya Tahan Imbang PSBS Biak dengan 9 Pemain

Persebaya Surabaya kena dua kartu merah lawan PSBS Biak. (Persebaya Surabaya) - Image

Persebaya Surabaya kena dua kartu merah lawan PSBS Biak. (Persebaya Surabaya)

JawaPos.com — Persebaya Surabaya menunjukkan daya juang luar biasa saat menahan imbang PSBS Biak 0-0 pada pekan ke-10 Super League 2025/2026 di Stadion Maguwoharjo, Jumat (24/10/2025). Dalam laga penuh drama ini, Green Force harus bermain dengan sembilan pemain setelah tiga kartu merah mewarnai jalannya pertandingan.

Sejak awal laga, PSBS tampil agresif dan langsung menekan pertahanan Persebaya Surabaya.

Damianus Adiman Putra dan Ruyery Alfonso Blanco Yus mendapat peluang di menit-menit awal, namun tembakan mereka belum menemui sasaran.

Mohcine Hassan Nader menjadi ancaman terbesar PSBS pada babak pertama. Pemain asal Maroko itu beberapa kali melepaskan tembakan on target, namun Ernando Ari tampil gemilang di bawah mistar Persebaya Surabaya.

Persebaya Surabaya justru menghadapi situasi sulit di menit ke-29 ketika bek asing Leonardo Silva Lelis diganjar kartu merah langsung.

Pelatih Eduardo Perez pun terpaksa melakukan pergantian cepat dengan menarik Toni Firmansyah dan memasukkan Mikael Alfredo Tata untuk menambah kekuatan di lini belakang.

Namun, nasib sial belum berhenti di situ.

Mikael Tata yang baru masuk justru mendapat dua kartu kuning beruntun di menit ke-42 dan 43, membuat Persebaya Surabaya harus bermain dengan sembilan pemain sebelum babak pertama berakhir.

Meski unggul jumlah pemain, PSBS gagal memanfaatkan peluang. Serangan bertubi-tubi dari Ruyery Blanco, Lucas Morasi, dan Pablo Andrade hanya menghasilkan peluang tanpa gol karena penyelesaian akhir yang buruk.

Babak pertama berakhir dengan skor imbang tanpa gol. Persebaya Surabaya bertahan dengan disiplin tinggi, sementara PSBS terus frustrasi menghadapi tembok kokoh Ernando Ari dan Dime Dimov di lini belakang.

Memasuki babak kedua, PSBS tetap menguasai jalannya permainan. Pelatih Divaldo Alves menginstruksikan timnya untuk menekan dari segala sisi, namun rapatnya pertahanan Persebaya Surabaya membuat peluang emas sulit tercipta.

Nelson Alom dan Eduardo Barbosa mencoba melepaskan tembakan jarak jauh, tetapi semuanya masih bisa diamankan oleh Ernando.

Dominasi PSBS belum berbuah hasil meski Persebaya Surabaya hanya bertahan dengan sembilan pemain di lapangan.

Eduardo Perez melakukan rotasi di menit ke-56 untuk menjaga stamina timnya. Gali Freitas dan Mihailo Perovic digantikan oleh Randy Hanson dan Malik Risaldi untuk memberi napas baru dalam serangan balik cepat.

Di sisi lain, PSBS terus menggempur lewat Pablo Andrade dan Claudio Lucas Morasi yang bergantian menciptakan peluang.

Editor: Hendra
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore