Logo JawaPos
Author avatar - Image
26 Oktober 2025, 19.24 WIB

Ketua Panser Biru Kritik Keras Kondisi PSIS Semarang: Mirip Persik Kendal di Era Yoyok Sukawi

Kepareng (kiri), ketua Panser Biru. (Facebook kepareng)

 

JawaPos.com - Ketua Panser Biru, Kepareng atau yang akrab disapa Wareng, kembali mencuri perhatian publik sepak bola Semarang. Melalui akun Instagram pribadinya, @kepareng_wareng, ia melontarkan kritik pedas terhadap kondisi PSIS Semarang musim ini yang dinilainya mirip dengan nasib Persik Kendal ketika masih dikelola oleh Yoyok Sukawi.

“PSIS tahun ini sama persis kayak Persik Kendal, jadi juru kunci cuma modal uang subsidi. Kayak gitu juga masih banyak yang ngebela YS, aneh warga FB ki kwak,” tulis Wareng dalam unggahan Instagramnya.

Unggahan itu disertai tangkapan layar klasemen Liga 4 Grup A Jawa Tengah musim lalu, di mana Persik Kendal finis di dasar klasemen dengan hanya mengoleksi 3 poin dari 10 pertandingan.

Tim tersebut mencatat 0 kemenangan, 3 hasil imbang, dan 7 kekalahan, serta hanya mampu mencetak 5 gol dengan kebobolan 22 kali.

“Nyoh ini Persik Kendal kemarin ketika masih dikelola Yoyok. Padahal YS ya ketua Asprov, ya juga punya PSIS, kwak buat panas warga FB dulu,” lanjutnya dalam unggahan lain.

Sindiran ini sontak ramai diperbincangkan di kalangan suporter PSIS.

Banyak yang menilai ucapan Wareng merupakan bentuk kekecewaan atas performa buruk tim kebanggaan Kota Semarang di musim ini.

Hingga pekan ke-6 Championship Grup Timur, PSIS masih terpuruk di dasar klasemen sementara dengan hanya 1 poin hasil dari satu kali imbang melawan Persipal Palu.

Enam laga tanpa kemenangan membuat Laskar Mahesa Jenar kini terancam degradasi ke Liga 3 jika tak segera berbenah.

Kritik dari Ketua Panser Biru itu menambah tekanan bagi manajemen PSIS, terutama kepada Yoyok Sukawi yang masih menjabat sebagai pengelola klub.

Suporter sepakat dengan pendapat dari ketua umum Panser Biru bahwa kondisi PSIS kini memang mengkhawatirkan.

Musim masih panjang, namun jika tak ada perubahan signifikan, PSIS Semarang bisa bernasib sama seperti Persik Kendal yang terpuruk di papan bawah dan Laskar Mahesa Jenar akan kehilangan identitas sebagai salah satu tim besar di sepak bola Jawa Tengah.

Editor: Edi Yulianto
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore