Gelandang Dewa United Banten FC, Ricky Kambuaya (tengah), mengaku mentalnya sempat terganggu usai Timnas Indonesia gagal ke Piala Dunia 2026. (Dok: Dewa United)
JawaPos.com - Gelandang Ricky Kambuaya mengakui gangguan mental sempat menghampiri dirinya usai Timnas Indonesia gagal ke Piala Dunia 2026. Tapi, eks Persebaya Surabaya itu dengan tegas menyatakan bahwa fokusnya kini sepenuhnya bersama Dewa United Banten FC.
Ricky Kambuaya jadi salah satu pemain Dewa United yang masuk dalam skuad Timnas Indonesia di putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. Dia bahkan turut bermain dalam dua laga krusial kontra Arab Saudi dan Irak di Jeddah, Arab Saudi.
Pada laga pertama melawan Arab Saudi, Ricky Kambuaya dipercaya sebagai starter oleh pelatih Patrick Kluivert. Dia menjadi motor serangan dari lini tengah, membantu transisi yang dilakukan bersama Joey Pelupessy dan Marc Klok.
Bahkan, Ricky Kambuaya tampil selama 90 menit alias waktu penuh. Dia merasakan langsung saat Timnas Indonesia kalah 2-3 dari Arab Saudi.
Kemudian ketika menghadapi Irak, Kambuaya juga jadi starter. Tapi, kali ini dirinya bekerja sama dengan Thom Haye dan Joey Pelupessy di lini tengah.
Selain itu, Kambuaya dalam laga kedua tak bermain penuh. Pemain yang pernah memperkuat Persib Bandung itu hanya tampil 45 menit karena digantikan Ragnar Oratmangoen di babak kedua.
Tapi, Ricky Kambuaya tetap jadi saksi langsung kekalahan Timnas Indonesia untuk kali kedua setelah menyerah 0-1 dari Irak. Mimpi Garuda ke Piala Dunia 2026 pun otomatis kandas.
"Setelah Arab Saudi (tampil di kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia) tentunya kita semua kecewa dengan hasil itu. Saya juga secara mental pasti terganggu," kata Ricky Kambuaya di Indomilk Arena, Sabtu (25/10).
Tapi, Ricky Kambuaya enggan larut dalam kekecewaan. Ia menegaskan bahwa saat ini fokusnya sudah berubah. Garuda tak lagi jadi fokus utama, melainkan klubnya Dewa United.
"Tapi, terlepas dari itu, saya kembali bersama tim Dewa dan dapat dukungan dari situ. Dan, saya fokus sekarang bersama Dewa," kata Kambuaya.
Perjuangan Ricky Kambuaya di Dewa United memang dibutuhkan. Apalagi, saat ini timnya sedang dalam tren buruk berupa tiga laga tanpa kemenangan, termasuk dua kali kalah beruntun.
Selain itu, Dewa United juga akan tampil di kancah Asia. Banten Warriors mulai berjuang di Grup E AFC Challenge League 2025/2026 melawan Phnom Penh Crown di Indomilk Arena, Tangerang pada Minggu (26/10) sore mulai pukul 18.30 WIB.
"Saya dan para pemain semuanya sudah siap. Ini target yang sudah kami capai musim lalu di mana kami berada di posisi kedua. Untuk itu, pasti kami sudah siap untuk bermain di AFC Challange League," kata Ricky Kambuaya.
"Saya dan teman-teman yakin ada semacam itu kami akan bawa ke dalam sisi semangat. Jadi, itu bukan jadi tekanan untuk kami. Jadi, saya percaya dengan teman-teman kami akan jadikan itu semangat dan tetap kami berjuang untuk mendapatkan hasil yang baik," tambahnya soal pengaruh tren buruk di liga jelang tampil di Asia.
John Herdman Full Senyum! 2 Pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks dan Justin Hubner Cetak Gol di Eropa
Resep Strawberry Cheese Milk, Ide Jualan Takjil Ramadhan yang Segar dan Potensial Laris
Sriwijaya FC Resmi Degradasi ke Liga Nusantara, Ini Deretan Prestasi Laskar Wong Kito
Polemik Panas Terkait Musala di Bekasi Sampai ke DPR, Kini Berakhir Damai
Super Komputer Opta Prediksi 8 Tim yang Lolos Perempat Final Liga Champions UEFA
Resep Bakwan Goreng Ayam Halal, Ide Takjil Gurih yang Bikin Nagih
Rosenior Siap Hadapi PSG, Duel yang Menarik di Babak 16 Besar Liga Champions
Iran Konfirmasi Kematian Pemimpin Tertinggi Negaranya, Ayatollah Ali Khamenei, Usai Serangan Gabungan AS‑Israel
Cedera Frenkie de Jong, Barcelona Hadapi Tantangan Besar!
