Logo JawaPos
Author avatar - Image
29 Oktober 2025, 00.43 WIB

PSIS Semarang di Ambang Degradasi, Evaluasi Diperlukan Setelah Kekalahan dari Deltras FC

PSIS Semarang keok di tangan Deltras FC, dan nasibnya di Championship mengenaskan. (Dok I.League)

 

Jawapos.com – PSIS Semarang kembali gagal meraih kemenangan dan membuat mantan klub Alfreanda Dewangga itu kian terpuruk.

Klub yang pernah menjadi pesaing ketat kasta tertinggi Liga Indonesia itu kini terpuruk di dasar klasemen Grup 2 Championship.

Rentetan hasil buruk dan kekalahan dari Deltras FC baru-baru ini kian mempersulit klub asal Semarang itu bangkit dari zona degradasi.

Ega Raka, caretaker tim yang bermarkas di Stadion Jatidiri, Semarang, membeberkan beberapa hal yang membuat timnya menelan kekalahan dari Deltras FC.

Kekuatan Deltras FC

Ega Raka pasrah dan mengakui bahwa lawannya itu memiliki kekuatan dan kedalaman skuad yang lebih baik dari timnya.

“Kita berusaha tingkatkan intensitas dan ciptakan peluang. Namun, kita akui Deltras FC adalah tim yang kuat dan solid,” katanya dikutip laman resmi Ileague pada Selasa (28/10).

PSIS Semarang sejatinya coba meningkatkan intensitas permainan untuk menciptakan peluang berbahaya kepada lawannya.

Meski begitu, Ade Ivan dkk gagal mencetak gol hingga akhir peluit dibunyikan.

Kesalahan Pemain

Klub asal Jawa Tengah itu dikabarkan telah mempersiapkan skuadnya untuk melawan Deltras FC dan meraih poin penuh.

Namun, kesalahan pemain menjadi salah satu faktor yang disebutkan oleh Ega Raka sebagaimana dikutip laman resmi I.League.

“Ini tentu hasil yang tidak kami harapkan, kembali menelan kekalahan. Kami mohon maaf. Sebenarnya semua sudah kita siapkan untuk laga lawan Deltras FC. Sudah kita siapkan antisipasi menghadapi kekuatan Deltras FC. Namun, ada pemain yang tidak konsisten menjalankan instruksi sehingga kita kebobolan,” tuturnya.

Ega Raka sendiri tidak menyebutkan pemain mana yang dimaksud melakukan kesalahan dan tetap akan melakukan evaluasi atas kekalahan ini.

“Namun, memang kita tidak bisa salahkan individu pemain karena sepak bola adalah kolektif. Ini jadi bahan evaluasi kita. Ke depan tidak boleh terjadi lagi agar tidak kebobolan,” tutupnya.

PSIS Semarang sendiri kini diambang degradasi ke Liga 3 usai gagal meraih kemenangan dari 7 laga ajang Championship.

Editor: Edi Yulianto
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore