Logo JawaPos
Author avatar - Image
05 November 2025, 20.18 WIB

Tak Dapat Izin Main di Kediri! Persebaya Surabaya Ketiban Durian Runtuh Hadapi Persik di Gresik

Bruno Moreira (kanan) saat berjuang bersama Persebaya Surabaya hadapi Persis Solo, Minggu (2/11/2025). (Persebaya Surabaya) - Image

Bruno Moreira (kanan) saat berjuang bersama Persebaya Surabaya hadapi Persis Solo, Minggu (2/11/2025). (Persebaya Surabaya)

JawaPos.com — Tak dapat izin main di Kediri membuat laga Persik Kediri menghadapi Persebaya Surabaya pada pekan ke-12 Super League 2025/2026 berubah arah.

Persebaya Surabaya justru ketiban durian runtuh karena pertandingan yang awalnya digelar di Stadion Brawijaya kini dipindahkan ke Stadion Gelora Joko Samudro, Gresik.

Pemindahan venue dilakukan setelah Polres Kediri Kota tidak memberikan rekomendasi izin keamanan.

Kondisi ini memaksa Persik sebagai tuan rumah harus mencari lokasi alternatif agar pertandingan tetap berlangsung sesuai jadwal 7 November 2025 pukul 19.00 WIB.

Ketua Panitia Pelaksana Persik, Tri Widodo, mengungkapkan keputusan ini bukan keinginan klub.

“Karena tidak mendapatkan izin keamanan dari Polres Kediri Kota, maka Persik Kediri harus bermain di luar Stadion Brawijaya,” ujar Tri di Kediri.

Tri tidak menutupi rasa kecewanya. Ia menilai dukungan suporter di kandang menjadi elemen penting bagi Persik untuk tampil maksimal di lapangan.

Menurutnya, suasana Stadion Brawijaya sering menjadi kekuatan tambahan bagi para pemain Macan Putih.

Pemindahan lokasi pertandingan ini juga tertuang dalam surat edaran resmi Super League yang ditandatangani Direktur Kompetisi I League, Asep Saputra.

Surat tersebut mewajibkan Persik mencari stadion pengganti setelah hasil rapat koordinasi risk assessment menunjukkan Stadion Brawijaya belum memenuhi syarat keamanan.

Dari hasil penilaian tersebut, tingkat kelayakan Stadion Brawijaya hanya berada di angka 42,8 persen. Nilai itu berada jauh di bawah ambang minimal 60 persen yang diperlukan untuk menggelar pertandingan resmi liga.

Situasi ini membuat Persik kehilangan keuntungan sebagai tuan rumah. Bermain di Gresik membuat para pemain harus menyesuaikan diri dengan atmosfer yang tidak seakrab biasanya.

Sebaliknya, Persebaya Surabaya justru terlihat diuntungkan oleh kondisi ini. Bermain di Gresik memberikan jarak dan atmosfer yang jauh lebih familiar bagi skuad Green Force.

Bonek diprediksi akan hadir dalam jumlah signifikan karena akses ke Gresik relatif dekat dari Surabaya.

Situasi ini bisa mengubah suasana laga seolah Persebaya Surabaya bermain di kandang sendiri, meskipun status pertandingan menyebutkan mereka sebagai tim tamu.

Editor: Hendra
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore