
Kapten Persik Kediri Ezra Walian (kanan) (Dok. Persik Kediri)
JawaPos.com — Misi berat menanti Persik Kediri ketika harus menjamu Persebaya Surabaya pada pekan ke-12 Super League, terlebih laga ini tidak berlangsung di kandang asli Macan Putih.
Pertandingan yang semula dijadwalkan digelar di Stadion Brawijaya terpaksa dipindah ke Stadion Gelora Joko Samudro, Gresik, sehingga Persik kehilangan dukungan penuh Persikmania yang selama ini menjadi energi utama tim.
Situasi ini membuat Persik harus bekerja lebih keras karena dukungan suporter sangat berpengaruh bagi motivasi pemain.
Di sisi lain, rekor pertemuan kedua tim menunjukkan Persik sedikit tertinggal dengan hanya dua kemenangan berbanding tiga milik Persebaya Surabaya, sementara empat pertandingan lainnya berakhir imbang.
Ketua Panitia Pelaksana Persik Kediri, Tri Widodo, menjelaskan alasan pemindahan venue tersebut.
“Karena tidak mendapatkan izin keamanan dari pihak kepolisian Polres Kediri Kota, maka memang sangat disayangkan Persik Kediri harus bermain di luar Stadion Brawijaya Kota Kediri,” kata Tri di Kediri.
Tri mengakui keputusan ini berat bagi seluruh pihak yang terlibat.
“Sebenarnya sangat disayangkan, mengingat Persik Kediri saat ini tengah membutuhkan dukungan penuh suporter Persikmania untuk dapat mengangkat motivasi pemain maupun pelatih, sekaligus memperoleh poin maksimal saat menghadapi Persebaya Surabaya,” ujarnya menegaskan.
Keputusan pemindahan stadion tersebut tertuang dalam circular terbaru Super League yang ditandatangani Direktur Kompetisi I League Asep Saputra.
Pertandingan tetap berlangsung pada 7 November 2025 pukul 19.00 WIB, hanya lokasi pelaksanaannya yang berubah.
Pemindahan laga ini tidak terjadi begitu saja, melainkan setelah melalui rapat koordinasi dan risk assessment yang dilakukan di Polres Kediri Kota.
Hasil penilaian menunjukkan tingkat kelayakan Stadion Brawijaya hanya mencapai 42,8 persen, jauh di bawah standar minimal 60 persen yang ditetapkan untuk menggelar pertandingan kompetisi resmi.
Kondisi tersebut membuat manajemen Persik tidak memiliki banyak pilihan selain mencari stadion alternatif. Gelora Joko Samudro menjadi opsi paling memungkinkan agar jadwal pertandingan tidak berubah.
Meski bermain di luar kandang, Persik dituntut tetap tampil percaya diri. Tugas terberat adalah menjaga fokus dan mengelola tekanan, apalagi suporter dipastikan tidak hadir dalam jumlah sebesar biasanya.
Persik kini berada di peringkat ke-11 klasemen sementara dengan 11 poin. Sementara itu Persebaya Surabaya berada di posisi ke-9 dengan 14 poin, sehingga jarak kedua tim hanya terpaut tiga angka.
John Herdman Full Senyum! 2 Pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks dan Justin Hubner Cetak Gol di Eropa
Resep Strawberry Cheese Milk, Ide Jualan Takjil Ramadhan yang Segar dan Potensial Laris
Sriwijaya FC Resmi Degradasi ke Liga Nusantara, Ini Deretan Prestasi Laskar Wong Kito
Polemik Panas Terkait Musala di Bekasi Sampai ke DPR, Kini Berakhir Damai
Super Komputer Opta Prediksi 8 Tim yang Lolos Perempat Final Liga Champions UEFA
Resep Bakwan Goreng Ayam Halal, Ide Takjil Gurih yang Bikin Nagih
Rosenior Siap Hadapi PSG, Duel yang Menarik di Babak 16 Besar Liga Champions
Iran Konfirmasi Kematian Pemimpin Tertinggi Negaranya, Ayatollah Ali Khamenei, Usai Serangan Gabungan AS‑Israel
Cedera Frenkie de Jong, Barcelona Hadapi Tantangan Besar!
