Logo JawaPos
Author avatar - Image
09 November 2025, 21.03 WIB

Frustrasi Usai Jadi Korban Ulah Bintang Arema FC Paulinho Moccelin, Allano Lima: Saya Diserang dan Masih Dapat Kartu Kuning

Persija Jakarta kemungkinan besar tetap andalkan Allano hadapi Persebaya Surabaya di Gelora Bung Tomo. (Instagram @allanolima07)

 

JawaPos.com - Luapan kekesalan Allano Lima terus berlanjut meski duel Arema FC vs Persija Jakarta telah berakhir. Winger Macan Kemayoran itu mengaku frustrasi karena jadi korban ulah Paulinho Moccelin, yang membuatnya dapat kartu kuning dan dipastikan absen pada laga berikutnya.

Allano Lima jadi salah satu bintang Persija Jakarta dalam kemenangan 2-1 atas Arema FC di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur pada Sabtu (8/11). Meski tak menyumbang assist maupun gol, performa pemain asal Brasil itu merepotkan lini pertahanan tuan rumah.

Namun, penampilan apik Allano membuat dia jadi sasaran aksi tidak sportif salah satu pemain Arema FC. Yakni Paulinho Moccelin, yang melakukan pelanggaran keras saat injury time babak kedua jelang pertandingan berakhir.

Saat itu, bola sudah keluar lapangan dan posisi Allano juga di luar garis saat dia kehilangan bola. Namun, Paulinho tiba-tiba menghampiri dirinya dengan melakukan kontak badan dengan sangat keras.

Kejadian itu membuat Allano bereaksi keras. Dia langsung mendatangi Paulinho untuk mempertanyakan maksud dari aksi pemain Arema FC tersebut. Bahkan, Allano sampai memegang bagian dagu Paulinho.

Keributan pun pecah dan ketegangan bukan hanya Allano dengan Paulinho, tapi juga segenap ofisial maupun tim pelatih kedua tim. Insiden itu membuat laga jadi terhenti cukup lama.

Wasit Yudi Nurcahya kemudian bertindak. Allano dan Paulinho dipanggil oleh sang pengadil lapangan dan memberikan kartu kuning kepada keduanya. Keputusan itu dilakukan Yudi usai berdiskusi dengan kapten kedua tim, Johan Alfarizie dari Arema FC dan Rizky Ridho dari Persija Jakarta.

Allano Lima sempat tak terima. Tapi, pertandingan akhirnya dilanjutkan dan Persija berhasil meraih kemenangan 2-1 atas Arema FC berkat dua gol Eksel Runtukahu di awal babak kedua.

Usai laga, rasa kesal ternyata masih dialami Allano. Ia mengekspresikannya di media sosial dengan membuat unggahan InstaStory berisi kekecewaan terhadap kartu kuning yang diterima.

"Selamat teman-teman, saya frustrasi, saya diserang dan masih mendapatkan kartu," tulis Allano dalam Instagramnya. 

"Mereka membuat saya tidak bisa ikut serta dalam pertandingan berikutnya. Itu melawan semua orang dan segalanya, kita harus bangkit dan lanjutkan!" tambahnya.

Kartu kuning itu memang berdampak buruk untuk Allano dan Persija. Sebab, itu jadi kartu kuning keempat yang diterima Allano Lima di Super League 2025/2026. Sebelumnya dia mendapat kartu berwarna sama saat Persija melawan Borneo FC Samarinda, Persebaya Surabaya, dan Madura United.

Berdasarkan regulasi Super League 2025/2026 dalam Bab XI Pasal 55 ayat ketiga, disebutkan bahwa pemain yang memperoleh akumulasi empat kartu kuning dalam empat pertandingan berbeda tidak diperkenankan untuk bermain satu kali pertandingan pada laga berikutnya setelah akumulasi tersebut tercapai.

Artinya, Allano Lima tak akan bisa ikut bertanding pada laga berikutnya yang akan dimainkan Persija. Yakni melawan Persik Kediri pada 20 November usai jeda internasional FIFA Matchday November 2025. 

Editor: Edi Yulianto
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore