Logo JawaPos
Author avatar - Image
12 November 2025, 19.49 WIB

Nasibnya Ditentukan Indra Sjafri Hari Ini, 3 Pemain Diaspora Anyar Timnas Indonesia Tak Perlu Dinaturalisasi Jika Lolos Seleksi

Luke Keet (kanan) jadi salah satu pemain diaspora yang diseleksi Timnas Indonesia U-22. (Dok: Timnas Indonesia) - Image

Luke Keet (kanan) jadi salah satu pemain diaspora yang diseleksi Timnas Indonesia U-22. (Dok: Timnas Indonesia)

JawaPos.com - Pelatih Timnas Indonesia U-22, Indra Sjafri, akan menentukan nasib tiga pemain diaspora anyar pada Rabu (12/11). Ia menyebut satu pilar Liga Yunani dan dua pesepak bola Liga Filipina nantinya tak akan menjalani proses naturalisasi jika lolos seleksi dan masuk skuad Garuda Muda.

Timnas Indonesia U-22 kedatangan tiga nama baru dalam pemusatan latihan atau training camp pada FIFA Matchday November 2025. Ketiganya adalah pemain abroad alias mereka yang berkarier di luar negeri.

Yakni Luke Xavier Keet (GS Ilioupolis/Yunani), Reycredo Beremanda, dan Muhammad Mishbah (Aguilas-UMak/Filipina). Keduanya sudah bergabung dan ikut berlatih di Jakarta.

Kehadiran ketiganya awalnya sempat menimbulkan pertanyaan. Sebab mereka sebetulnya tak masuk dalam daftar 30 pemain yang dipanggil untuk mengikuti pemusatan latihan dan uji coba melawan Mali U-22 pada FIFA Matchday November 2025.

Usut punya usut, Luke Xavier Keet, Reycredo Beremanda, dan Muhammad Mishbah berstatus sebagai pemain seleksi. Mereka datang atas keinginan sendiri dan bukan atas permintaan pelatih Indra Sjafri.

"Ada 30 pemain [Timnas U-22], plus 3 pemain. Satu dari Yunani [Luke Keet] dan dua dari Filipina [Reycredo Beremanda dan Muhammad Mishbah]," kata Sumardji di Stadion Madya Gelora Bung Karno, Selasa (11/11).

"Memang Coach Indra tidak memanggil secara langsung, dan saya tidak memanggil secara langsung. Tapi, karena ada keinginan, ada keinginan dari mereka untuk seleksi," tambahnya.

Nah Indra Sjafri sebagai pelatih kepala Timnas Indonesia U-22, bersedia memberikan kesempatan kepada ketiganya karena ingin melihat kemampuan mereka secara langsung.

"Kenapa kami memberikan kesempatan dan kami panggil? Karena memang waktu itu kami diminta untuk melihat langsung ke sana, tapi kami tidak punya waktu dan kami ingin pastikan," terang dia.

Selain itu, Indra Sjafri menilai pemberian kesempatan kepada Luke Xavier Keet, Reycredo Beremanda, dan Muhammad Mishbah sebagai bagian dari pencarian pemain terbaik untuk Timnas Indonesia U-22.

Lebih lanjut, Indra Sjafri menegaskan bahwa Luke Xavier Keet, Reycredo Beremanda, dan Muhammad Mishbah diseleksi dan nasibnya diputuskan pada Rabu (12/11) lewat internal game. Ia pun menyebut jika mereka berhasil lolos seleksi, maka bisa langsung jadi bagian tim, tanpa perlu dinaturalisasi.

"Karena untuk jadi pemain tim nasional itu adalah hak dan kewajiban dan saya tidak mau tercecer, kalau memang dia bagus pasti akan kami panggil resmi nanti setelah kami tentukan di internal game besok (hari ini)," jelasnya.

"Enggak, enggak. Jadi dia sudah punya KTP Indonesia dan tidak ada proses naturalisasi," imbuh Indra Sjafri.

Editor: Hendra
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore