
Dusan Stevanovic meluapkan kegembiraan seusai mencetak gol pertama bersama Persebaya Surabaya ke gawang Arema FC kala itu. (Persebaya Surabaya)
JawaPos.com—Kisah di balik layar kemenangan 3-1 Persebaya Surabaya atas Arema FC pada musim 2023/2024 kembali mencuat jelang duel panas terbaru kedua rival tersebut. Laga yang digelar di Gelora Bung Tomo itu menghadirkan memori manis ketika Green Force tampil sempurna dan menggulung Singo Edan tanpa kompromi.
Persiapan intens selama sepekan menjelang pertandingan menjadi kunci utama keberhasilan Josep Gombau kala itu. Pelatih asal Spanyol tersebut memanfaatkan jeda setelah laga melawan Madura United untuk menuntut para pemainnya tampil total.
Dalam sesi latihan, Gombau menekankan betapa pentingnya pertandingan tersebut bagi Persebaya Surabaya dan Bonek.
"Yang pasti semua pemain di tim tahu betapa pentingnya pertandingan ini," ungkapnya menjelaskan suasana persiapan saat itu.
Dia menyebut perannya hanya memberi arahan, sementara pemain yang mengeksekusi dengan kerja keras dan determinasi.
"Pemain juga bekerja sangat keras di latihan maupun di pertandingan, sehingga dapat menghasilkan tiga poin untuk sore hari ini," tambah dia.
Kemenangan itu menjadi perpanjangan tren positif Persebaya Surabaya yang tidak terkalahkan dalam enam pertemuan terakhir. Green Force tampil agresif sejak babak pertama dan membuat Arema FC kesulitan mengembangkan permainan.
Gombau tak menutupi kepuasannya terhadap performa anak asuhnya dalam konferensi pers seusai laga. “Ini laga yang menarik, terutama di babak pertama,” ujarnya sambil menegaskan kualitas permainan timnya.
Menurutnya, para pemain mempertontonkan sepak bola yang baik dan layak mendapatkan kemenangan.
“Bermain bagus, ini tiga poin yang penting untuk fans, dan tentu kemenangan ini tidak terlepas dari kerja keras pemain,” tegas dia.
Di lapangan, suasana penuh energi itu juga dirasakan pemain, termasuk Catur Pamungkas. Fullback kanan Persebaya Surabaya tersebut bersyukur timnya kembali mampu mempertahankan kemenangan di kandang.
“Alhamdulillah hasil hari ini, bisa menang atas Arema dengan skor 3-1,” ujar Catur menggambarkan euforia setelah peluit akhir. Ia menegaskan seluruh pemain mampu menjalankan strategi Gombau dengan disiplin dan konsisten.
“Teman-teman bisa menjalankan taktik yang diberikan pelatih, semoga tren positif ini terus berlanjut,” lanjutnya. Kemenangan itu kemudian menjadi modal berharga bagi langkah Persebaya Surabaya pada pekan-pekan selanjutnya.
Memori inilah yang kini kembali dihidupkan jelang duel terbaru Persebaya Surabaya kontra Arema pada musim 2025/2026.
Meski sudah berganti komando ke tangan Eduardo Perez, semangat dari kemenangan era Gombau tetap menjadi inspirasi ruang ganti Green Force.
John Herdman Full Senyum! 2 Pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks dan Justin Hubner Cetak Gol di Eropa
Resep Strawberry Cheese Milk, Ide Jualan Takjil Ramadhan yang Segar dan Potensial Laris
Sriwijaya FC Resmi Degradasi ke Liga Nusantara, Ini Deretan Prestasi Laskar Wong Kito
Polemik Panas Terkait Musala di Bekasi Sampai ke DPR, Kini Berakhir Damai
Super Komputer Opta Prediksi 8 Tim yang Lolos Perempat Final Liga Champions UEFA
Resep Bakwan Goreng Ayam Halal, Ide Takjil Gurih yang Bikin Nagih
Rosenior Siap Hadapi PSG, Duel yang Menarik di Babak 16 Besar Liga Champions
Iran Konfirmasi Kematian Pemimpin Tertinggi Negaranya, Ayatollah Ali Khamenei, Usai Serangan Gabungan AS‑Israel
Cedera Frenkie de Jong, Barcelona Hadapi Tantangan Besar!
