Logo JawaPos
Author avatar - Image
20 November 2025, 19.19 WIB

Dilarang ke Gelora Bung Tomo! Pesan Panas Aremania ke Bonek Jelang Laga Persebaya Surabaya vs Arema FC

Koreografi Bonek saat  Persebaya Melawan PSBS Biak dalam lanjutan Liga 1 di Stadion Gelora Bung Tomo. (Riana Setiawan/Jawa Pos) - Image

Koreografi Bonek saat Persebaya Melawan PSBS Biak dalam lanjutan Liga 1 di Stadion Gelora Bung Tomo. (Riana Setiawan/Jawa Pos)

JawaPos.com — Dilarang ke Gelora Bung Tomo! Imbauan itu kembali disuarakan Arema FC jelang duel panas Persebaya Surabaya vs Arema FC pada Sabtu (22/11/2025) sore. Aremania dipastikan tak boleh datang langsung ke Surabaya, namun semangat mereka justru makin membara untuk mengirim pesan khusus kepada Bonek.

Arema FC mempercepat persiapan tim sejak awal pekan demi menutup celah yang muncul setelah kekalahan dari Persija. Pelatih Marcos Santos menaikkan intensitas latihan agar para pemain siap menghadapi tekanan besar di GBT.

Marcos menegaskan mental para pemain sudah dipoles sejak jauh hari. "Seperti yang sudah saya katakan dua pekan lalu, mental pemain sudah kami siapkan dan mereka siap menghadapi pertandingan," ujarnya menegaskan kesiapan tim.

Dia tahu Derby Jatim tidak pernah berjalan ringan dan selalu melibatkan tensi emosional tinggi. Menurutnya, duel nanti bisa kembali memunculkan permainan keras yang kerap terjadi dalam rivalitas panjang kedua klub.

Arema menjadi salah satu tim dengan jumlah kartu terbanyak musim ini, sebuah catatan yang ingin segera diperbaiki. Marcos pun terus mengingatkan pemain agar tidak terpancing emosi di tengah tekanan suporter lawan.


"Saya mengingatkan pemain agar lebih hati-hati. Pekan kemarin banyak yang dapat kartu merah," kata pelatih asal Brasil itu.


Dia menilai skuadnya kini lebih fokus dan memahami apa yang harus dilakukan saat menghadapi Persebaya Surabaya.

Suasana makin berat setelah tiket laga dipastikan ludes dan GBT akan dipenuhi ribuan Bonek. Namun Marcos melihat sisi positif dari tekanan itu dan menyebutnya sebagai pemantik semangat pemain.

Target Arema jelas: bangkit dan membawa pulang tiga poin dari kandang rival. "Saya yakin Arema bisa bawa tiga poin dari Persebaya Surabaya supaya kami bisa naik lagi ke atas klasemen," tegasnya.

Di luar lapangan, dukungan Aremania juga membara meski mereka tak bisa hadir langsung ke stadion. Melalui kanal resminya, Arema FC mengingatkan suporter untuk tetap memprioritaskan keamanan dan mematuhi aturan.

"Jaga kondusifitas. Kita patuhi regulasi untuk tidak away ke Surabaya!" tulis Arema FC dalam unggahannya. Seruan ini menjadi garis tegas agar rivalitas tetap berada dalam batas aman.

Namun pembatasan itu tidak meredam semangat Aremania sedikit pun. Mereka membanjiri komentar dengan pesan motivasi untuk pemain sekaligus sindiran halus kepada Bonek.

"Ini bukan sekadar match, tapi ini harga diri. Entah bagaimana caranya, kita harus menang! Tunjukkan kepada Aremania," tulis seorang Aremania.

Pesan itu menggambarkan besarnya ekspektasi suporter terhadap tim kebanggaan mereka.

Tak sedikit pula yang menuntut performa maksimal meski bermain tandang. "Tunjukkan mode away-mu, ini menyangkut harga diri!!" seru komentar lain yang menandai tingginya tensi jelang pertandingan.

Identitas kebanggaan juga ikut diangkat dalam komentar bernada provokatif. "Jatim is blue," tulis suporter Arema, sebuah pesan yang jelas diarahkan pada Bonek dan Persebaya Surabaya.

Editor: Hendra
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore