Sesi latihan PSS Sleman. (Istimewa)
JawaPos.com - Performa Irvan Mofu dalam dua laga terakhir PSS Sleman tampaknya bukan sekadar catatan statistik. Dua gol yang ia cetak ke gawang PS Barito Putera dan Persiku Kudus menjadi bukti bahwa kontribusinya punya dampak langsung terhadap posisi Super Elja di papan atas Grup Dua Pegadaian Championship 2025/2026.
Berkat gol-gol itu, PSS mampu menjaga posisi puncak dari kejaran PS Barito Putera yang terus menempel.
Mofu menunjukkan profesionalisme yang sebelumnya pernah ia tekankan sejak bergabung di awal musim. Ia menyebut bahwa disiplin dan kerja keras di sesi latihan menjadi modal penting untuk selalu siap ketika pelatih membutuhkan. Dalam sepak bola, menurutnya, persaingan adalah hal wajar, termasuk dengan pemain asing yang menghuni lini depan.
“Yang penting selalu siap kapan pun pelatih meminta saya bermain. Tugas saya memberikan yang terbaik saat latihan maupun pertandingan,” ungkapnya dalam sebuah kesempatan dikutip dari website pssleman.id.
Penampilan impresif Mofu tidak luput dari perhatian pelatih kepala PSS Sleman, Ansyari Lubis. Sang pelatih menyebut Mofu menunjukkan mental bertanding yang kuat terutama saat dipercaya turun penuh ketika Gustavo Tocantins absen. Menurutnya, Mofu tampil dengan determinasi tinggi dan keinginan besar untuk mencetak gol.
“Dia bermain sangat bagus. Mental bertandingnya tinggi dan usahanya luar biasa,” ujar Ansyari usai sesi latihan di Lapangan Pakembinangun.
Performa Mofu kembali mencuri perhatian saat laga melawan PS Barito Putera. Masuk sebagai pemain pengganti Dominikus Dion pada menit ke-76, ia berduet efektif dengan Tocantins yang sudah kembali merumput. Memanfaatkan perhatian lini belakang lawan yang terfokus pada Tocantins, Mofu berhasil mengonversi umpan silang Kevin Gomes menjadi gol penyama kedudukan melalui sundulan keras yang tak mampu dibendung kiper lawan. Gol itu menjadi penentu agar PSS terhindar dari kekalahan.
Pelatih Ansyari berharap Mofu mampu menjaga konsistensi di pertandingan-pertandingan berikutnya. Produktivitasnya di dua laga terakhir dinilai menjadi sinyal positif bagi kedalaman skuad PSS, terutama agar tidak terlalu bergantung pada Tocantins di lini depan.
“Ini buah kerja keras Mofu selama sesi latihan. Semoga dia tidak cepat puas dan terus meningkatkan performanya,” tutup Ansyari.
Dengan penampilan yang semakin matang, Irvan Mofu kini menjadi salah satu faktor penting yang menjaga napas PSS Sleman dalam persaingan ketat Grup Dua. Super Elja pun semakin percaya diri menatap laga-laga berikutnya.
John Herdman Full Senyum! 2 Pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks dan Justin Hubner Cetak Gol di Eropa
Resep Strawberry Cheese Milk, Ide Jualan Takjil Ramadhan yang Segar dan Potensial Laris
Sriwijaya FC Resmi Degradasi ke Liga Nusantara, Ini Deretan Prestasi Laskar Wong Kito
Polemik Panas Terkait Musala di Bekasi Sampai ke DPR, Kini Berakhir Damai
Super Komputer Opta Prediksi 8 Tim yang Lolos Perempat Final Liga Champions UEFA
Resep Bakwan Goreng Ayam Halal, Ide Takjil Gurih yang Bikin Nagih
Rosenior Siap Hadapi PSG, Duel yang Menarik di Babak 16 Besar Liga Champions
Iran Konfirmasi Kematian Pemimpin Tertinggi Negaranya, Ayatollah Ali Khamenei, Usai Serangan Gabungan AS‑Israel
Cedera Frenkie de Jong, Barcelona Hadapi Tantangan Besar!
