
Koko Ari siap kembali bela Persebaya Surabaya jelang hadapi Arema FC. (Dok. Persebaya Surabaya)
JawaPos.com - Koko Ari tak bisa menyembunyikan kerinduannya kembali membela Persebaya Surabaya setelah menepi hampir delapan bulan akibat cedera panjang. Ia mengaku siap ngeyel bila diberi menit bermain melawan Arema FC, sembari tentunya menantikan dukungan penuh Bonek di Gelora Bung Tomo sore ini, Sabtu (22/11) pukul 15.00 WIB.
Pemain bertahan lincah itu menyampaikan motivasinya secara lugas setelah menjalani tahap akhir pemulihan.
“Ya ini tidak tipu-tipu ya tentunya kalau saya diberikan kesempatan bermain untuk lawan Arema ya tentunya saya akan memberikan yang terbaik,” ujarnya dengan nada mantap.
Koko menuturkan masa pemulihan panjang membuatnya semakin rindu atmosfer pertandingan.
“Selama saya recovery ini hampir 7 atau 8 bulan ini ya saya sangat rindu,” katanya sambil menegaskan keinginannya kembali merumput.
Ia juga merindukan momen saat mengenakan seragam hijau Persebaya Surabaya.
“Juga memakai jersey Persebaya dan dilihat puluhan suporter Bonek dan Bonita yang sangat rindu,” tambahnya penuh antusias. Kerinduan itu kini berpadu dengan peluang besar untuk comeback di laga penuh gengsi.
Pertandingan kontra Arema FC bukan hanya duel biasa bagi Koko, tetapi juga kesempatan memperlihatkan kesiapannya kembali menjadi bagian penting pertahanan Persebaya Surabaya.
Di sisi lain, tim sedang berada dalam persiapan serius untuk pekan ke-13 Super League 2025/2026. Setelah dua pekan latihan intens, Persebaya Surabaya menatap laga derbi ini dengan kepercayaan diri tinggi meski lawan punya tren tandang impresif.
Pelatih Eduardo Perez menyebut suasana latihan berlangsung dalam tingkat konsentrasi yang berbeda dari pekan sebelumnya.
“Kami bekerja untuk memperbaiki situasi ini. Beberapa kesalahan terjadi, tetapi kami tahu hal-hal apa yang perlu kami tingkatkan,” ujarnya.
Eduardo memberikan perhatian khusus pada masalah bola mati yang beberapa kali menjadi sorotan. Ia ingin tim fokus pada rangkaian aksi sebelum lawan mendapatkan peluang agar celah yang sama tidak kembali muncul.
Menurut pelatih asal Spanyol itu, pertahanan bukan hanya soal barisan belakang tetapi tanggung jawab seluruh pemain. Ia ingin setiap detail diperhatikan karena derbi tidak memberi ruang untuk kelengahan sekecil apa pun.
Eduardo memahami tekanan bermain di laga sarat rivalitas seperti ini. Namun ia menganggap tekanan justru membuat mental tim lebih tajam.
“Saya mengetahui situasi rivalitasnya, saya tahu betapa pentingnya bagi para pendukung kami. Aku tahu betapa pentingnya bagi kota ini,” tuturnya.
John Herdman Full Senyum! 2 Pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks dan Justin Hubner Cetak Gol di Eropa
Resep Strawberry Cheese Milk, Ide Jualan Takjil Ramadhan yang Segar dan Potensial Laris
Sriwijaya FC Resmi Degradasi ke Liga Nusantara, Ini Deretan Prestasi Laskar Wong Kito
Polemik Panas Terkait Musala di Bekasi Sampai ke DPR, Kini Berakhir Damai
Super Komputer Opta Prediksi 8 Tim yang Lolos Perempat Final Liga Champions UEFA
Resep Bakwan Goreng Ayam Halal, Ide Takjil Gurih yang Bikin Nagih
Rosenior Siap Hadapi PSG, Duel yang Menarik di Babak 16 Besar Liga Champions
Iran Konfirmasi Kematian Pemimpin Tertinggi Negaranya, Ayatollah Ali Khamenei, Usai Serangan Gabungan AS‑Israel
Cedera Frenkie de Jong, Barcelona Hadapi Tantangan Besar!
